Perkebunan. Foto : MI.
Perkebunan. Foto : MI.

Holding Pangan Terbentuk Akhir Tahun

Ekonomi BUMN holding perkebunan
Ilham wibowo • 24 September 2020 15:31
Jakarta: PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI menyatakan holding pangan paling lambat terbentuk pada akhir 2020. RNI saat ini ditunjuk sebagai ketua klaster BUMN pangan.
 
"Sekarang Alhamdulillah sedang berproses untuk menjadi holding pangan, mudah-mudahan akhir tahun paling lambat sudah dapat persetujuan dari pemerintah dan pemegang saham," kata Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha RNI Febriyanto dalam acara Ngopi BUMN secara virtual, Kamis, 24 September 2020.
 
Nantinya, selain RNI, holding pangan akan diisi oleh Sang Hyang Seri yang bergerak di bidang perbenihan dan agribisnis pangan; Pertani di perbenihan, perberasan, sarana pertanian; Perikanan Nusantara (Perinus) yang fokus dalam penangkapan ikan, pengolahan ikan, storage.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perikanan Indonesia (Perindo) di budidaya ikan, layanan jasa di pelabuhan ikan, pengolahan ikan; Berdikari pada peternakan dan logistik; Garam di industri garam; Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang bergerak di perdagangan dalam negeri dan internasional; serta BGR Logistics yang akan mendukung sebagai logistik provider yang menghubungkan mata rantai dari pasok pangan dari hulu sampai hilir.
 
"Ada delapan BUMN lain yang bergabung klaster pangan persiapan holding," tutur Febriyanto.
 
Lebih lanjut dirinya menambahkan adanya holding pangan diharapkan akan memperbaiki tata kelola dan rantai pasok ketahanan pangan nasional.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif