Ilustrasi. Foto: MI/Aris Munandar
Ilustrasi. Foto: MI/Aris Munandar

Negara Produsen Sawit Antisipasi Tren Kenaikan Permintaan CPO

Ekonomi minyak sawit CPO Ekonomi Global
Eko Nordiansyah • 23 Oktober 2021 13:49
Jakarta: Dewan Negara-negara Produsen Sawit atau Council Palm Oil Producing Countries (CPOPC) mengantisipasi kenaikan permintaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) seiring dengan tren pemulihan ekonomi global. Kenaikan permintaan ini diyakini akan mendorong kenaikan harga CPO di pasar global.
 
Hal ini sebagaimana hasil Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi atau Senior Officials Meeting (SOM) ke-22 dalam format hybrid. Tujuan utama pertemuan adalah meninjau dan mengevaluasi capaian kegiatan utama serta merumuskan langkah-langkah penting untuk lebih memperkuat kerja sama di antara negara-negara anggota CPOPC.
 
Pertemuan dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Datuk Ravi Muthayah serta dihadiri oleh perwakilan negara pengamat yaitu Kolombia, Ghana, Honduras, dan Papua Nugini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami menggarisbawahi tren positif dari pertumbuhan permintaan minyak sawit dan tren kenaikan minyak sawit secara umum," kata Musdhalifah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 23 Oktober 2021.
 
Namun, ia menambahkan, negara produsen mengantisipasi kemungkinan siklus harga minyak sawit mentah melalui peningkatan konsumsi domestik sebagai bagian dari alat manajemen permintaan. Menurut dia, pengelolaan harga minyak sawit berkelanjutan dapat dicapai dengan penerapan program biodiesel.
 
Lebih lanjut, Musdhalifah menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kampanye negatif yang semakin masif dan dikeluarkannya berbagai kebijakan dan regulasi yang menghambat produksi dan perdagangan minyak sawit khususnya di Uni Eropa. Oleh karena itu, ia berharap para negara produsen bisa merumuskan strategi yang tepat.
 
"CPOPC perlu memberikan perhatian serius dan merumuskan strategi yang lebih efektif bagi negara-negara produsen minyak sawit untuk menjawab tantangan tersebut. Kami juga menyambut baik kemajuan yang dibuat oleh Komite Ilmiah karena studi dan penelitian berbasis sains harus lebih dipromosikan dalam melawan kampanye negatif terhadap minyak sawit berkelanjutan," ungkapnya.
 
Sementara itu, pertemuan lebih lanjut akan membahas beberapa program dan kegiatan utama organisasi dan usulan CPOPC, serta masalah tata kelola. Misalnya program prioritas untuk mempromosikan keberlanjutan kelapa sawit, termasuk upaya peningkatan kapasitas petani kecil, proyek penelitian, serta program komunikasi dan advokasi.
 
"Lebih rinci terkait Pertemuan Tingkat Menteri CPOPC ke-9 akan dibahas dalam pertemuan Kementerian Industri dan Komoditas Perkebunan Malaysia dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang dijadwalkan diadakan pada akhir pekan ini," pungkas dia.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif