Daerah Istimewa Yogyakarta. Foto: Medcom.id
Daerah Istimewa Yogyakarta. Foto: Medcom.id

Yogyakarta Fokus Promosi Pariwisata Lewat Medsos saat PPKM

Ekonomi Pariwisata yogyakarta
Antara • 26 Januari 2021 20:33
Yogyakarta: Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang hingga 8 Februari 2021 tidak menghalangi upaya Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta untuk tetap melakukan promosi pariwisata yang kini difokuskan melalui media sosial.
 
"Meski kondisi pariwisata tengah mengalami penurunan yang cukup signifikan, namun kegiatan promosi pariwisata tidak boleh berhenti termasuk saat pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko di Yogyakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 26 Januari 2021.
 
Menurut dia, promosi pariwisata tidak hanya dilakukan untuk menginformasikan mengenai ragam keunikan destinasi pariwisata di Kota Yogyakarta, tetapi juga yang paling penting adalah menginformasikan mengenai penerapan protokol kesehatan yang sudah dilakukan oleh seluruh pelaku pariwisata di kota tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini yang paling penting, yaitu menginformasikan bahwa pariwisata di Kota Yogyakarta dijalankan dengan protokol kesehatan secara ketat. Harapannya, wisatawan yang datang akan merasa aman dan nyaman," katanya.
 
Salah satu bentuk promosi pariwisata yang dilakukan adalah dengan menyiapkan video promosi pariwisata dalam bentuk virtual tour 360 di sejumlah destinasi pariwisata dan tata aturan protokol kesehatan bagi wisatawan. Video tersebut dapat diakses melalui kanal YouTube Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.
 
Dengan demikian, lanjut Wahyu, saat kondisi sudah kembali memungkinkan maka pariwisata di Kota Yogyakarta bisa kembali bangkit dan pulih lebih cepat.
 
"Kunjungan wisatawan bisa kembali pulih dengan cepat karena seluruh pelaku wisata selalu siap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Ini yang diharapkan seluruh pelaku usaha jasa pariwisata," katanya.
 
Wahyu mencontohkan seperti yang terjadi saat PPKM sejak 11-25 Januari 2021 dan kini diperpanjang dari 26 Januari-8 Februari 2021, pelaku usaha pariwisata mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
 
"Selain tetap menerapkan protokol kesehatan, tempat wisata di Yogyakarta juga mematuhi aturan pembatasan jam operasional. Jika sebelumnya ditutup maksimal pukul 19.00 WIB, pada selama dua pekan ke depan dapat ditutup maksimal pukul 20.00 WIB," tuturnya.
 
Pembatasan jumlah pengunjung, lanjut dia, juga dipatuhi meskipun berbagai aturan pembatasan tersebut juga menyulitkan pelaku usaha di bidang jasa pariwisata dari aspek pendapatan.
 
"Optimalisasi pengunjung hanya bisa dilakukan pada siang hari saja karena jam buka dibatasi hingga pukul 20.00 WIB," katanya.
 
Ia pun memastikan, pemberian verifikasi protokol kesehatan untuk usaha jasa pariwisata masih tetap dilanjutkan guna memastikan seluruh pelaku wisata menjalankan protokol kesehatan secara disiplin.
 
Pada 2021, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menargetkan kunjungan wisata 1,3 juta wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
 
 
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif