Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dok. BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dok. BPMI Setpres

Jokowi Ingatkan Kebutuhan Dalam Negeri Harus Cukup Sebelum Mengekspor

Ekonomi pertanian Ekspor Joko Widodo presiden joko widodo
Theofilus Ifan Sucipto • 14 Agustus 2021 13:53
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kebutuhan dalam negeri harus mencukupi sebelum mengekspor. Pemerintah harus memastikan kesejahteraan masyarakat sebelum mengembangkan pasar ke luar negeri.
 
“Dihitung bahwa benar-benar stok yang ada cukup untuk kebutuhan dalam negeri dulu,” kata Jokowi dalam pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 14 Agustus 2021.
 
Jokowi mengapresiasi langkah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang memulai ekspor beras ke Arab Saudi. Namun, Kepala Negara mewanti-wanti jangan sampai ekspor membuat masyarakat Indonesia kekurangan stok beras.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kebutuhan dalam negeri didahulukan. Kalau ada sisa lebih silakan diekspor,” papar dia.
 
Baca: Jokowi Perintahkan Pemda Petakan Komoditas Pertanian untuk Diekspor
 
Jokowi menyebut Indonesia tidak cukup hanya fokus meningkatkan produksi komoditas. Penguasaan teknologi, peningkatan produktivitas, dan hilirisasi juga penting guna meningkatkan nilai tambah.
 
“Mekanisme pengembangan produk pertanian dan promosi harus berbasis digital supaya makin dikenal dan kompetitif. Ini penting sekali,” tegas dia.
 
Selain memperluas pemasaran ke luar negeri, kata Jokowi, masyarakat harus terus diajak mencintai produk dalam negeri. Misalnya membeli dan mengonsumsi hasil pertanian lokal.
 
(AZF)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif