Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

Juli, Harga Produk Pertambangan Tunjukkan Tren Positif

Ekonomi pertambangan Kementerian Perdagangan
Ilham wibowo • 01 Juli 2020 10:25
Jakarta: Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode Juli 2020 menunjukkan tren positif. Hal tersebut seiring pertumbuhan pada periode sebelumnya.
 
"HPE produk pertambangan periode Juli 2020 mengalami fluktuasi. Di antaranya komoditas konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat pasir besi dan bauksit yang telah dilakukan pencucian mengalami kenaikan dibandingkan periode bulan lalu," kata Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina melalui keterangan resminya, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Kenaikan harga tersebut dikarenakan pasar internasional sudah mulai membuka diri dan sudah terdapat peningkatan permintaan pada beberapa komoditas produk pertambangan. Sedangkan, untuk komoditas konsentrat ilmenite dan konsentrat rutil masih mengalami penurunan dikarenakan permintaan terhadap produk tersebut belum sepenuhnya normal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK yakni konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.
 
Perhitungan harga dasar HPE untuk konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal dan Iron Ore Fine Australian. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).
 
Dibandingkan periode sebelumnya, produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode Juli 2020 adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) dengan harga rata-rata USD2.474,35 per WE atau naik sebesar 4,31 persen, konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62 persen dan ≤ 1 persen TiO2) dengan harga rata-rata USD85,46 per WE atau naik sebesar 18,48 persen.
 
Lalu konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50 persen dan (Al2O3 + SiO2) ≥ 10 persen) dengan harga rata-rata USD43,67/WE atau naik sebesar 18,48 persen, konsentrat mangan (Mn ≥ 49 persen) dengan harga rata-rata USD291,34 per WE atau naik sebesar 17,17 persen, konsentrat timbal (Pb ≥ 56 persen) dengan harga rata-rata USD698,50 per WE atau naik sebesar 5,13 persen.
 
Konsentrat seng (Zn ≥ 51 persen) dengan harga rata-rata USD475,73/WE atau naik sebesar 3,24 persen, konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56 persen) dengan harga rata-rata USD51,03 per WE atau naik sebesar 18,84 persen dan Bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42 persen) dengan harga rata-rata USD20,74 per WE atau naik sebesar 6,10 persen.
 
Produk yang mengalami penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45 persen) dengan harga rata-rata USD260,92 per WE atau turun sebesar 1,56 persen dan konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90 persen) dengan harga rata-rata USD916,31 per WE atau turun sebesar 2,47 persen. Sementara itu, pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) dengan harga rata-rata USD117,98 per WE tidak mengalami perubahan.
 
"Penetapan HPE periode Juli 2020 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait," pungkasnya.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif