?Menkop Sosialisasi Penggunaan Masker Kain ke Pedagang. Foto: dok Kemenkop.
?Menkop Sosialisasi Penggunaan Masker Kain ke Pedagang. Foto: dok Kemenkop.

Menkop Sosialisasi Penggunaan Masker Kain ke Pedagang

Ekonomi pedagang kaki lima (pkl) kementerian koperasi dan ukm
Ilham wibowo • 07 Mei 2020 08:24
Jakarta: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki terus menyosialisasikan gerakan mengenakan masker kain selama pandemi covid-19. Langkah ini untuk mencegah penularan terutama di lingkungan kelompok pedagang kaki lima.
 
"Kita sedang membuat gerakan mengenakan masker kain nonmedis untuk para pedagang, terutama pengusaha mikro, yang sebagian besar tidak bisa menerapkan social distancing karena mereka harus mencari nafkah di jalan, sementara protokol covid-19 juga harus dipenuhi," kata Teten melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 7 Mei 2020.
 
Menurut Teten, gerakan mengenakan masker kain di kalangan pedagang ini penting karena termasuk kelompok yang rentan terpapar covid-19. Dengan mengenakan masker, para pedagang di jalan dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan selalu waspada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Para pedagang ini berhubungan dengan banyak orang, dan mereka juga menjual makanan. Kalau mereka tidak mengikuti protokol covid-19, penularan virus ini akan makin menyebar, sementara mereka juga sangat membutuhkan pendapatan dan tetap mencari nafkah untuk keluarganya di rumah," ungkpanya.
 
Dalam menyosialisasikan gerakan mengenakan masker kain, Kemenkop dan UKM bekerja sama dengan PT Mayora, PT Shirama Internasional, dan Komunitas Solidaritas Berantas covid-19. Produk masker nonmedis yang dibagikan sepenuhnya buatan pelaku UKM untuk mengurangi permintaan pasar terhadap masker medis dan menambah peluang penghasilan bagi produsen.
 
"Gerakan mengenakan masker kain ini, yang sekarang telah banyak diproduksi oleh UMKM, kita distribusikan juga lewat LAZISNU yang membagikannya ke pedagang pasar pelaku UMKM, dan juga para pedagang di tengah jalan," ujar Teten.
 
Inisiator gerakan mengenakan masker kain, Arto Biantoro, mengatakan bahwa di tahap pertama ini pihaknya fokus membagikan masker kain kepada para pedagang di sekitar wilayah Jabodetabek. Mengingat pasokan masker yang terus berdatangan, distribusi juga akan dilakukan ke daerah-daerah lain melalui kerja sama dengan LAZISNU.
 
"LAZISNU memiliki cabang dan kekuatan untuk masuk ke akar rumput; sehingga perannya sebagai distributor sangat penting untuk dapat menjangkau wilayah tersebut," papar aktivis brand lokal ini.
 
(AHL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif