Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI
Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI

BKPM-Hipmi Kolaborasi Fasilitasi UMKM Naik Kelas

Ekonomi investasi BKPM hipmi Ekonomi Indonesia UMKM Indonesia
Antara • 23 April 2021 10:02
Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) tentang pelaksanaan teknis fasilitasi kemitraan penanaman modal dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
 
Perjanjian kerja sama ditandatangani secara langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot dan Sekretaris Jenderal Hipmi Bagas Adhadirgha. Ia mengatakan dengan momentum penandatanganan kerja sama ini diharapkan kedua belah pihak bisa lebih meningkatkan kolaborasi.
 
Selain itu, lanjutnya, peluang-peluang yang cukup besar tidak hanya dalam bentuk kegiatan yang sifatnya kemitraan, tapi bisa mendorong pengusaha yang kegiatan investasinya masuk dalam usaha kecil ditingkatkan kelasnya jadi menengah dan yang menengah menjadi besar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini sifatnya bisa kita luaskan kegiatan operasionalnya, bukan hanya dalam negeri, tapi bagaimana juga kita bisa menguasai pasar kawasan," kata Yuliot, dilansir dari Antara, Jumat, 23 April 2021.
 
Ia menjelaskan perjanjian ini merupakan bagian dari penguatan dan pemberdayaan UMKM dalam rangka implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM yang merupakan peraturan turunan dari Undang-Undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK).
 
Perjanjian kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kesempatan luas bagi pelaku usaha nasional di daerah, khususnya UMKM dalam pengembangan dan peningkatan kompetensi manajemen usahanya, sehingga dapat naik kelas dan berdaya saing global.
 
Yuliot menyampaikan BKPM telah melakukan kerja sama dengan berbagai perbankan besar di Indonesia. Hal itu dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan kegiatan usaha dalam rangka kemitraan yang memerlukan pembiayaan.
 
"Dalam setiap fasilitasi kemitraan, nantinya juga selalu didampingi oleh perbankan untuk melihat kalau ada kendala dalam pembiayaan dalam rangka pelaksanaan fasilitasi kemitraan," ujarnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Bagas menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan BKPM kepada Hipmi, khususnya di era pandemi covid-19 yang telah berlangsung sejak 2020 lalu. Menurut Bagas, saat ini seluruh anggota Hipmi dari Sabang hingga Merauke memiliki antusiasme yang tinggi untuk dapat berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.
 
"Mudah-mudahan apa yang sudah kita tandatangani hari ini menjadi tonggak sejarah bagi teman-teman. Insha Allah dapat menciptakan pengusaha-pengusaha baru," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif