NEWSTICKER
Pemerintah soft launching kartu prakerja. Foto: Eko Nordiansyah/YouTube.
Pemerintah soft launching kartu prakerja. Foto: Eko Nordiansyah/YouTube.

Pemerintah Soft Launching Kartu Prakerja

Ekonomi Kartu Prakerja
Eko Nordiansyah • 20 Maret 2020 10:56
Jakarta: Pemerintah resmi meluncurkan situs kartu prakerja yang dapat diakses di seluruh Indonesia. Peluncuran ini sebagai bagian dari program pengembangan kompetensi (skill) melalui program pelatihan yang dapat diambil dalam kartu prakerja berbasis online maupun offline.
 
Peluncuran situs prakerja dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat.
 
Peluncuran didahului dengan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan mitra resmi kartu prakerja, antara lain Tokopedia, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Ruangguru, Haruka EDU, Sekolah.mu, Sisnaker, Telkom Indonesia, Link Aja, OVO, dan Bank Negara Indonesia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Airlangga mengatakan, kartu prakerja menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang terdampak virus korona (covid-19) untuk mendapatkan skill baru (skilling), meningkatkan keterampilan di bidang yang telah ditekuni (upskilling), atau di bidang yang baru (reskilling).
 
"Tentu dalam situasi covid-19 kami mendorong (pelatihan) online lebih dulu di platform-platform yang ada. Pelatihan offline akan tersedia di beberapa daerah," kata dia dalam soft launching dan penandatanganan MoU kartu prakerja, Jumat, 20 Maret 2020.
 
Moeldoko menambahkan kartu prakerja diprioritaskan untuk pencari kerja muda. Walau demikian, kartu prakerja yang merupakan salah satu janji kampanye Presiden Joko Widodo itu juga bisa dimanfaatkan oleh para korban pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga pekerja yang ingin alih profesi.
 
"Dengan bantuan dari pemerintah, diharapkan tenaga kerja muda dapat lebih kompeten, berdaya saing, dan produktif. Selain itu, dengan memilih sendiri pelatihan yang diminati juga dapat mendorong Indonesia menjadi bangsa pembelajar," jelas dia.
 
Sementara itu, Denni menjelaskan, kartu prakerja adalah inovasi pelayanan publik dari pemerintah. Melalui platform digital ini, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses pelatihan yang diminati. Apalagi dengan kerja sama berbagai platform digital di Indonesia sebagai mitra resmi, dapat menjangkau lebih banyak lagi pencari kerja.
 
"Website ini akan terus kami kembangkan, langkah awal mungkin tidak sempurna, tapi kami akan terus perbaiki. Kami akan sosialisasi dan perkaya web ini dalam dua minggu ke depan," ungkapnya.
 
Informasi terkini mengenai kartu prakerja sudah dapat diakses di situs resmi kartu prakerja yakni www.prakerja.go.id mulai Jumat 20 Maret 2020. Sedangkan, registrasi akan dimulai pada awal April 2020.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif