Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok. Kemenko Perekonomian.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok. Kemenko Perekonomian.

Pemerintah Belum akan Buka Pintu Masuk Wisatawan Asing

Ekonomi Pariwisata wisatawan Airlangga Hartarto
Eko Nordiansyah • 02 Maret 2021 15:40
Jakarta: Pemerintah memastikan bahwa pintu masuk untuk wisatawan asing belum akan dibuka dalam waktu dekat. Pasalnya harus ada kesepakatan bilateral untuk memperbolehkan Warga Negara Asing (WNA) masuk ke Indonesia untuk tujuan pariwisata.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembukaan izin untuk wisatawan asing masuk harus dilakukan secara bilateral antar kedua negara. Apalagi saat ini berlaku travel corridors yang berlaku antar negara-negara di dunia.
 
"Indonesia tidak bisa membuka sendiri, harus melalui kerjasama internasional karena sekarang ada travel corridors yang merupakan persetujuan bilateral," kata dia dalam webinar di Jakarta, Selasa, 2 Maret 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, pemerintah saat ini memang telah membuka izin masuk untuk WNA dari negara yang telah memiliki perjanjian bilateral. Itupun dikhususkan bagi WNA yang memiliki kepentingan seperti urusan bisnis dalam perjalanannya ke Indonesia.
 
Oleh karena itu, pemerintah masih akan mengandalkan wisatawan domestik untuk mengangkat kembali pariwisata. Terlebih pada Januari 2021, jumlah wisatawan asing yang masuk ke Indonesia hanya 141,3 ribu orang, turun 89,05 persen dari Januari tahun lalu.
 
"Dalam meningkatkan domestic demand, pemerintah harus memastikan bagaimana protokol kesehatan berjalan. Pemerintah melalui menteri pariwisata terus bekerja untuk bagaimana menyeimbangkan antara pariwisata, dan juga mendorong herd immunity agar membuat travelling ini aman bagi semua orang," jelas dia.
 
Ia menambahkan, pemerintah akan membuat kebijakan demi mendorong kapasitas wisatawan domestik melalui berbagai cara. Bahkan salah satunya adalah dengan menggandeng hotel untuk menjadi tempat isolasi yang didukung oleh pemerintah.
 
"Langkah selanjutnya tentu kita berharap program vaksinasi bisa mencapai herd immunity pada akhir tahun ini. Untuk itu bisa diharapkan 70 persen dari populasi masyarakat bisa divaksinasi. Itu akan menjadi game changer bagi sektor pariwisata tentunya," pungkas dia.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif