Ilustrasi relokasi kawasan industri - - Foto: Medcom/ M Rizal
Ilustrasi relokasi kawasan industri - - Foto: Medcom/ M Rizal

Tiga Perusahaan Asing Incar Kawasan Industri Batang

Ekonomi BKPM relokasi industri Investasi Asing Kawasan Industri Batang
Antara • 02 Juli 2020 12:03
Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut tiga dari tujuh perusahaan asing yang merelokasi investasinya ke Indonesia memilih Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah. Empat perusahaan lain memilih kawasan Jawa Barat, Banten, hingga Sumatra Utara.
 
"Yang tujuh relokasi ini, ada beberapa yang tidak semuanya ke Batang. Ada yang ke Jawa Barat, Banten, ada juga yang di Sumatra Utara. Dari tujuh ini, ada sekitar tiga perusahaan yang direlokasikan ke Batang," katanya dikutip dariAntara, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Bahlil mengungkapkan pemerintah memang sengaja mendorong Kawasan Industri Batang agar menarik minat investor asing. Pasalnya, lahan di Batang merupakan milik PTPN atau perusahaan BUMN sehingga mudah untuk menekan harga pembebasan lahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ke depan, kita fokuskan semua ke Batang," ujar dia.
 
Menurutnya kemudahan tersebut diperlukan lantaran faktor pembebasan lahan membuat Indonesia kalah bersaing dengan Vietnam. Harga tanah di Vietnam maksimal hanya Rp1 juta hingga Rp1,1 juta per meter, atau bahkan gratis.
 
Kondisi ini jauh berbeda dengan harga tanah di Indonesia yang bisa mencapai Rp3 juta atau hampir Rp4 juta per meter. Karena itu, lahan Batang bisa disewa dalam kontrak jangka panjang dengan harga kompetitif.
 
"Ke depan, strategi marketing kami adalah bagaimana kita menyampaikan ke calon investor bahwa ke depan kawasan industri Batang adalah solusi terbaik dalam mengurangicapex(belanja modal) mereka dalam konteks perolehan tanah untuk kawasan industri mereka," beber dia.
 
Lebih lanjut, Bahlil meyakini kawasan industri Batang merupakan kawasan yang strategis dan memiliki infrastruktur pendukung. Batang terletak tepat di tengah pulau Jawa antara Jakarta dan Jawa Timur. Selain dekat dengan rel kereta api, kawasan itu juga berada hanya 30 menit dari pintu keluar tol dan dekat dengan pelabuhan.
 
"Kita telah siapkan, silakan mereka (investor) memilih yang terbaik. Investor kan selalu mencari yang terbaik. Kendal, Brebes juga dihidupkan. Tapi kembali, investor mau pilih yang mana," pungkas dia.

 

(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif