Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo

Menaker: Subsidi Gaji Tahap V Cair untuk 618.588 Pekerja

Ekonomi Kemenaker Stimulus Ekonomi Imbas Korona
Annisa ayu artanti • 08 Oktober 2020 20:33
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan bantuan subsidi gaji tahap V dicairkan kepada 618.588 orang pekerja yang berhak menerima sesuai kriteria Permenaker Nomor 14 Tahun 2020.
 
"Saya sampaikan bahwa bantuan subsidi gaji atau upah tahap V dicairkan kepada 618.588 pekerja," kata Ida dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Ida mengatakan untuk tahap V pihaknya menerima 578.230 data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan pada 29 September 2020, dan 30 September 2020 menerima tambahan data sebanyak 40.358.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk memudahkan proses dan simplifikasi data, pihaknya menganggap tambahan data tersebut sebagai bagian dari data tahap V sehingga total penerima subsidi gaji sebanyak 618.588 data penerima.
 
Sementara dalam memfinalisasi data, katanya, proses telah dilakukan seperti tahap-tahap sebelumnya, yakni setelah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan, data tersebut dilakukan check list kelengkapan datanya selama empat hari kerja.
 
Adapun data yang telah di check list tersebut, sambungnya, diproses oleh tim Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk dapat segera dicairkan dana subsidi upah kepada Bank Penyalur.
 
Selanjutnya, bank penyalur akan menyalurkan uang subsidi ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening Bank Himbara, maupun rekening bank luar Himbara.
 
"Alhamdulillah check list sudah selesai. Proses pencairan ke KPPN juga sudah selesai. Selanjutnya saya imbau agar bank penyalur untuk segera mentransfer ke rekening penerima," ucapnya.
 
Ia berharap, bantuan subsidi gaji ini dapat membantu daya ekonomi serta dimanfaatkan secara optimal oleh para pekerja. Bantuan ini juga diharapkan mengurangi beban para pekerja di masa pandemi covid-19.
 
"Bantuan subsidi gaji atau upah ini diarahkan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja atau buruh, serta mendongkrak konsumsi masyarakat," ujarnya.
 
Adapun per 6 Oktober 2020, pemerintah telah menyalurkan bantuan subsidi gaji kepada 11,52 juta atau 98,89 persen pekerja. Secara rinci, jumlah tersebut disalurkan selama empat tahap.
 
Tahap pertama disalurkan kepada 2,48 juta atau sebesar 99,38 persen pekerja. Tahap kedua disalurkan kepada 2,98 juta atau sebesar 99,38 persen pekerja. Tahap ketiga disalurkan kepada 3,47 juta atau sebesar 99,32 persen pekerja, dan tahap empat sebesar 2,58 juta atau 97,31 persen pekerja.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif