Ilustrasi vaksinasi covid-19 - - Foto: dok AFP
Ilustrasi vaksinasi covid-19 - - Foto: dok AFP

Penonton PON XX Papua Dibatasi 25%, Harus Sudah Vaksin 2 Kali

Ekonomi tuan rumah pon 2020 pon 2020 Airlangga Hartarto vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19
Husen Miftahudin • 20 September 2021 22:26
Jakarta: Pemerintah memutuskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2-15 Oktober 2021 dapat disaksikan oleh penonton. Namun jumlah penontonnya terbatas yakni 25 persen dari kapasitas, pun juga sudah melakukan dua kali vaksinasi.
 
"Bapak Presiden sudah putuskan PON di Papua dengan 25 persen penonton dengan syarat dua kali vaksin, baik vaksin pertama maupun vaksin kedua. Kemudian platform PeduliLindungi untuk diintegrasikan dengan aplikasi sejenis secara global," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Update PPKM dan Penanganan Pandemi Covid-19 secara virtual, Senin, 20 September 2021.
 
Terkait dengan penyelenggaraan PON XX Papua, Airlangga menyampaikan bahwa realisasi vaksinasi secara agregat di Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Mimika untuk dosis pertama sudah mencapai 56 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini akan terus didorong oleh pemerintah agar realisasi vaksinasi secara agregat bisa mendekati 70 persen, dan dosis kedua 35 persen," urainya.
 
Sementara itu, untuk perhelatan Superbike (WSBK) Mandalika 2021, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pemerintah belum memutuskan terkait kehadiran penonton. Superbike Mandalika bakal digelar pada 12-14 November 2021.

 
"Event internasional Superbike di bulan November, untuk itu Pulau Lombok untuk vaksinasinya diakselerasi dan ini Bapak Presiden meminta agar Oktober nanti diputuskan terkait dengan jumlah penonton yang bisa menyaksikan," sebut Airlangga.
 
Sedangkan untuk kegiatan olahraga lainnya seperti Liga 1 dan Liga 2 akan diselenggarakan tanpa kehadiran penonton. "Untuk kegiatan olahraga lain, baik itu Liga maupun Liga 2, diselenggarakan tanpa penonton," tegasnya.
 
Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah luar Jawa-Bali selama dua pekan ke depan, dari 21 September hingga 4 Oktober 2021. Dari hasil asesmen, terdapat 10 kabupaten/kota yang masih melaksanakan PPKM Level 4.

 
"Pemerintah tetap mengusulkan perpanjangan PPKM di luar Jawa-Bali antara 21 September sampai dengan 4 Oktober. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, maka ini akan terus kita dorong PPKM di Level 4 yang masih diberlakukan di 10 kabupaten/kota karena terkait aglomerasi, jumlah penduduk, maupun tingkat vaksinasi di bawah 50 persen," ungkap Airlangga.
 
Adapun 10 kabupaten/kota yang melaksanakan PPKM Level 4 di luar Jawa-Bali tersebut adalah Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat.
 
Kemudian Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Selanjutnya Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Lalu Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif