Ilustrasi dodol. Foto : Medcom.id.
Ilustrasi dodol. Foto : Medcom.id.

UMKM Kuliner Berinovasi untuk Tarik Konsumen saat Pandemi

Ekonomi kuliner UMKM
Antara • 12 Juli 2020 09:30
Garut: Perusahaan kuliner cokelat dan dodol ternama di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Chocodot melakukan inovasi produk berbasis konsumsi harian. Ini dilakukan agar menarik minat konsumen sehingga bisa meningkatkan penjualan di tengah wabah covid-19.
 
"Cara kami bertahan untuk menghadapi pandemi covid-19 ini saya berusaha dari produk yang biasanya berbasis tourism sekarang kita beralih ke konsumsi harian," kata pemilik PT Tama Cokelat Indonesia produsen Chocodot, Kiki Gumelar di Garut, dikutip dari Antara, Minggu, 12 Juli 2020.
 
Ia menuturkan produk harian itu sasaran pasarnya bukan wisatawan, sehingga produknya tidak menunjukan tema ciri khas pariwisata Garut. Meski begitu, ciri khas produk Chocodot yang mempergunakan kata-kata atau kemasan unik tetap dilakukan agar konsumen tertarik membelinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Produk harian ini tetap mempergunakan kata-kata unik, ada ciri khas Chocodotnya, hanya saja unsur pariwisatanya sedikit berkurang," kata Kiki.
 
Ia berharap fase kenormalan baru yang membuka semua objek wisata di Garut dapat menumbuhkan kembali perekonomian di Garut, khususnya penjualan produk Chocodot kembali normal.
 
Selama ini, kata dia, sejak diberlakukannya darurat wabah covid-19 pada Maret 2020 tingkat penjualan Chocodot turun, bahkan pada April turun drastis sampai nol penjualan karena tidak ada pembeli, bahkan banyak hambatan dalam pendistribusian.
 
"Distribusi ini menjadi kendala, kita tidak bisa mengirim barang. Bulan Maret ada penurunan, April benar-benar nol, Juli kita mulai produksi lagi," katanya.
 
Perusahaan cokelat dan dodol Chocodot yang diproduksi oleh pengusaha lokal di Garut merupakan produk yang selama ini memasok sentra penjualan oleh-oleh dalam dan luar kota. Selain itu, toko ciri khas Chocodot juga banyak tersebar di sejumlah jalan utama di Garut, terutama di jalur wisata.

 

(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif