Ilustrasi pariwisata - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra
Ilustrasi pariwisata - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra

Pemerintah Bersiap Genjot Sektor Pariwisata

Ekonomi pertumbuhan ekonomi pariwisata
Eko Nordiansyah • 13 Mei 2020 20:34
Jakarta: Pemerintah bersiap mendorong sektor pariwisata usai pandemi virus korona berakhir. Pasalnya, pariwisata memiliki dampak luas dan cepat dalam mengangkat perekonomian.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Singapura dan Dubai sudah mulai melakukan kampanye menarik wisatawan. Mereka berbondong-bondong mengundang orang untuk datang ke negaranya.

 
"Karena itu adalah untuk menghidupkan denyut ekonominya. Indonesia enggak boleh ketinggalan juga karena sektor pariwisata kemarin termasuk yang create job, memberi devisa cukup bagus, oleh karena itu kita harus dorong," kata dia dalam seminar virtual di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, kata Menkeu, perlu strategi khusus dalam menarik wisatawan ketika pemerintah memutuskan 'berdamai' dengan covid-19. Karena itu, pemerintah akan mengkaji lebih dalam soal bagaimana pariwisata dapat mendorong pemulihan ekonomi.
 
"Strateginya tentu tergantung Menteri Pariwiata nanti akan seperti apa target grupnya seperti apa? Hal-hal seperti itu yang terus kita lakukan monitoring dengan kajian kementerian terkait, apa yang kita bisa lakukan di 2020," jelas dia.
 
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Nathan Kacaribu sebelumnya menyebut pemerintah akan memperluas stimulus untuk sektor pariwisata. Tak hanya itu, pemerintah juga akan memberi dukungan sebesar Rp25 triliun berupa voucher makanan secara online.
 
"Ke depan mulai memikirkan untuk perluasan stimulus konsumsi kelas menengah, terutama akan sangat diperlukan kalau kuartal III akan ada pergerakan ekonomi, apalagi di kuartal IV. Kalau kuartal III nanti sudah enggak sabar jalan-jalan, nanti sudah ada niat jalan-jalan, akan dibuat stimulus pariwisata, restoran, dan transportasi. Mudah-mudahan terlihat di kuartal III dan IV untuk mendorong konsumsi," ungkapnya.

 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif