PLN memastikan keandalan listrik DKI Jakarta semakin terjamin dengan berhasilnya pengoperasian Steam Turbine unit 3 Pembangkit PLTGU Muara Karang. Foto: dok. PLN
PLN memastikan keandalan listrik DKI Jakarta semakin terjamin dengan berhasilnya pengoperasian Steam Turbine unit 3 Pembangkit PLTGU Muara Karang. Foto: dok. PLN

Steam Turbine Unit 3 PLTGU Muara Karang Beroperasi, Listrik DKI Jakarta Semakin Andal

Ekonomi DKI Jakarta Listrik PLN
Annisa ayu artanti • 06 Juni 2021 17:07
Jakarta: PT PLN (Persero) memastikan keandalan listrik DKI Jakarta semakin terjamin seiring dengan berhasilnya pengoperasian Steam Turbine unit 3 Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang.
 
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat, Ratnasari Sjamsuddin, menyatakan dengan beroperasinya steam turbine tersebut meningkatkan pasokan listrik sebesar 171 megawatt (MW). Adapun total investasi pembangunan PLTGU Muara Karang unit 3 mencapai Rp3,5 triliun.
 
"PLTGU Muara Karang Peaker ST #3.0 kini siap memberikan tambahan 171 MW. Energi listrik tersebut ditujukan untuk melayani kebutuhan masyarakat melalui sistem jaringan transmisi dan Gardu Induk (GI) PLN di DKI Jakarta dan sekitarnya,” kata Ratnasari dalam keterangan tertulis, Minggu, 6 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan wujud kesiapan PLN dalam memberikan tambahan pasokan energi listrik untuk masyarakat dan industri.
 
Penyelesaian proyek PLTGU Muara Karang Peaker akan memberikan manfaat besar bagi ketersediaan pasokan listrik dan keandalan sistem Jawa-Bali, khususnya DKI Jakarta.
 
"Pembangkit ini akan digunakan untuk mendukung berbagai infrastruktur yang ada dan tengah dikembangkan, seperti MRT, LRT, perluasan Bandara Soekarno Hatta, serta pusat bisnis, ekonomi dan perkantoran," tutur Ratnasari.
 
Seperti diketahui, daya yang dihasilkan oleh PLTGU Muara Karang Peaker disalurkan melalui Gardu Induk (GI) 150 kiloVolt (KV) Muara Karang Lama.
 
PLTGU Muara Karang Peaker merupakan salah satu pembangkit dengan bahan bakar gas yang dikerjakan oleh PLN, dan memiliki efisiensi yang tinggi Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Muara Karang dengan pemakaian gas sekitar 81,92 BBTUD (Billion British Thermal Unit per Day) untuk pengoperasian 1 unit Gas Turbin pada beban 343 MW.
 
Selanjutnya, gas buang tersebut dimanfaatkan kembali untuk memanaskan air di Heat Recovery Steam Generator (HRSG) untuk menghasilkan uap yang akan menggerakan Steam Turbine.
 
Pembangkit yang berlokasi di area PT PJB UP Muara Karang dengan luas area sebesar ± 3,75 Ha ini, secara keseluruhan, memproduksi daya total sebesar 514 Megawatt (MW) yang berasal dari Gas Turbine #3.1 (343 MW) dan Steam Turbine  #3.0 (171 MW).
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif