Ilustrasi UKM - - Foto: MI/ Andri Widianto
Ilustrasi UKM - - Foto: MI/ Andri Widianto

Kadin Ingin UKM Manfaatkan Pasar Modal untuk Raih Pendanaan

Ekonomi UKM Kadin pasar modal
Antara • 24 Oktober 2020 13:20
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dapat memanfaatkan pasar modal sebagai salah satu alternatif untuk meraih pendanaan. Sebab, akses pendanaan kerap menjadi kendala dalam memperluas usaha.
 
"Kadin berkewajiban menyampaikan informasi mengenai alternatif sumber pendanaan usaha seperti pasar modal," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Ekonomi Kreatif Erik Hidayat dikutip dariAntara, Sabtu, 24 Oktober 2020.
 
Menurutnya, perusahaan rintisan dan UKM harus berani mencoba hal baru. Termasuk meraih pendanaan di luar konvensional atau perbankan. Bahkan Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyediakan papan akselerasi guna mengakomodasi UKM dan perusahaan rintisan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pendanaan makin diperlukan di tengah situasi pandemi ini, meski ekonomi sedang turun kita harus berkembang," ucap dia.
 
Perusahaan rintisan dan UKM juga dapat memanfaatkan program IDX Incubator. Program itu diperuntukkan untuk mendukung perusahaan startup dalam rangka membangun bisnis melalui program mentoring, pelatihan, dan akses kepada investor dan Perusahaan Tercatat.
 
Beberapa fasilitas yang disediakan di Inkubator BEI meliputi ruang kerja, ruang pertemuan, ruang pelatihan, dan internet berkecepatan tinggi.
 
"Beberapa tahun terakhir ini BEI telah memberikan kemudahan bagi perusahaan rintisan (startup) dan UKM dengan program papan akselerasi. Papan ini diperuntukkan bagi perusahaan dengan aset skala Rp5 miliar hingga Rp10 miliar," terang dia.
 
Kendati demikian, masih diperlukan sosialisasi dan komunikasi yang ekstensif mengenai IDX Incubator agar perusahaan startup dan UKM dapat melihat peluang melalui program BEI itu.
 
"Strategi atau kunci sukses bagi startup dan UKM dalam upaya pengembangan bisnis pada masa pandemi ini utamanya adalah adaptif, resilient, inovatif dan harus semakin pandai melihat peluang baru," pungkasnya.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif