Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. FOTO: MI/SUSANTO
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. FOTO: MI/SUSANTO

Pemerintah Yakin Pelabuhan Patimban Tekan Biaya Logistik

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Virus Korona transportasi Kementerian Perhubungan Ekonomi Indonesia pelabuhan patimban Pemulihan Ekonomi Nasional
Insi Nantika Jelita • 28 November 2020 10:03
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menekankan kehadiran Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dapat menekan biaya logistik nasional. Pemerintah juga berharap infrastruktur tersebut meningkatkan efisiensi biaya ekspor produk Indonesia ke luar negeri, khususnya untuk produk otomotif.
 
"Pembangunan Pelabuhan Patimban ini dapat menekan biaya logistik nasional dan meningkatkan efisiensi ekspor, terutama untuk otomotif," tutur Budi, dalam diskusi virtual, dikutip dari Mediaindonesia.com, Sabtu, 28 November 2020.
 
Budi menyoroti biaya logistik di Indonesia yang kalah bersaing dibandingkan dengan negara tetangga seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Saat ini, biaya logistik nasional berkisar 24 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). "Kami berusaha menurunkan biaya logistik menjadi 17 persen dari PDB pada 2021, lewat Pelabuhan Patimban," imbuh Budi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apalagi Pelabuhan Patimban berada di antara wilayah Jakarta dan Cirebon serta dapat diakses melalui jalan tol, jalur Pantura, dan jalur kereta api. Budi menilai Patimban merupakan lokasi strategis untuk distribusi logistik.
 
"Kita juga punya Pelabuhan Tanjung Priok. Pelabuhan Tanjung Priok ini akan dikembangkan dan diharapkan saling mengisi dengan Pelabuhan Patimban," tuturnya.
 
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut selama ini waktu tempuh dari kawasan industri Jawa Barat ke Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 4-5
 
"Kawasan industri di Jawa Barat ke Patimban hanya 1-2 jam. Waktu tempuh ini lebih cepat, lebih efisien, karena hemat bahan bakar. Dapat mengurangi beban lalu lintas ruas tol Jakarta-Cikampek," urai Luhut.
 
Luhut menambahkan, tujuan utama pembangunan Pelabuhan Patimban ialah mengurangi traffic eksisting di Pelabuhan Tanjung Priok, yang mengakomodir 52 persen lalu lintas kontainer internasional di Indonesia. Dengan proses distribusi yang lebih efektif dan efisien, ia meyakini, Pelabuhan Patimban dapat mendorong penurunan biaya logistik.
 
"Khususnya di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah," pungkasnya.
 
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif