Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmato. Foto : Medcom/Desi.
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmato. Foto : Medcom/Desi.

Mendag Resmikan Fasilitas Produksi Extra Neutral Alcohol

Ekonomi Kementerian Perdagangan
Ilham wibowo • 30 Juli 2020 12:21
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmato meresmikan operasional produksi produk Extra Neutral Alcohol (ENA) PT Energi Agro Nusantara (Enero). Dukungan terus diberikan untuk kehadiran bahan baku produk-produk yang dapat digunakan dalam penanggulangan pandemi covid-19.
 
"Produk ENA ini merupakan turunan produk alkohol dengan peringkat paling baik dengan kadar pengotor yang sangat kecil. Sehingga, dapat digunakan sebagai bahan baku industri kosmetik dan farmasi, industri hand sanitizer dan desinfektan, serta industri ekstraksi makanan," kata Agus melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Enero merupakan peserta export coaching program Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag. Agus pun mengapresiasi produk yang dihasilkan fokus untuk program penanggulangan covid-19 di dalam negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya itu, Agus juga mendorong Enero untuk melakukan ekspansi pasar ekspor. Nantinya, ekspansi tersebut dengan memperhatikan kebutuhan etil alkohol di pasar ekspor yang cukup besar dalam situasi pandemi saat ini.
 
"Potensi pasar ekspor ENA sangat luas. Di Asia Tenggara sendiri, pasar paling besar adalah Filipina, Thailand, dan Vietnam. Bahkan, masih terbuka luas pasar ekspor di negara Asia lainnya seperti Taiwan, Korea Selatan, Jepang, dan Sri Lanka," ujarnya.
 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kinerja ekspor etil alkohol Indonesia selama periode Januari-Mei 2020 tercatat sebesar USD12,14 juta. Sedangkan, impor etil alkohol Indonesia pada periode yang sama tercatat sebesar USD4,8 juta yang berasal dari Pakistan, Vietnam, Jerman, dan Tiongkok.
 
Dari sisi kebijakan, lanjut Agus, untuk barang kebutuhan selama pandemi Kemendag telah mencabut larangan sementara ekspor antiseptik, bahan baku masker, alat pelindung diri, dan masker sejak 20 Juni 2020 lalu. Pencabutan larangan sementara ini dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan barang-barang tersebut kini telah memadai dan sangat berlebih untuk penanganan pandemi di dalam negeri serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
 
"Dengan dikeluarkannya kebijakan tersebut, ekspansi pasar ekspor produk ENA sebagai salah satu bahan baku industri farmasi yang diproduksi PT Enero, kini sudah terbuka luas mengingat kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi," paparnya.

 

(SAW)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif