Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Medcom.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Medcom.

Menko Airlangga: Data Pegawai Gaji di Bawah Rp5 Juta Sedang Disiapkan

Ekonomi insentif fiskal Bantuan Langsung Tunai
Al Abrar • 06 Agustus 2020 16:32
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah siap menggodok kebijakan stimulus baru untuk menekan dampak pandemi covid-19. Salah satunya adalah bantuan langsung untuk pegawai dengan gaji di bawah Rp5 juta.
 
"Support untuk mereka yang bekerja sedang dimatangkan datanya, sedang disiapkan baik dari BPJS Ketenagakerjaan. Kalau data sudah by name, by address, by rekening sudah ketemu baru program ini difinalisasi," kata Airlangga melalui keterangan tertulisnya Kamis, 6 Agustus 2020.
 
Dia mengungkapkan untuk para pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 2,1 juta orang berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, akan dibantu melalui program Kartu Prakerja lebih dulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk tahap kedua masuk program lanjutan," kata Airlangga.
 
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp31,2 triliun bagi 13 juta pekerja. Karyawan dengan gaji di bawah Rp5 juta akan mendapat bantuan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan.
 
"Pemerintah sedang mengkaji pemberian bantuan gaji kepada 13 juta pekerja yang mendapatkan yang memiliki upah di bawah Rp5 juta," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam video conference di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.
 
Baca:Gaji di Bawah Rp5 Juta Bakal Dapat Insentif Rp600 Ribu/Bulan
 
Menkeu menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari stimulus program perlindungan sosial. Sebab, realisasi untuk program perlindungan sosial baru Rp85,51 triliun dari total anggaran Rp203,91 triliun yang disiapkan pemerintah.
 
Adapun bantuan sosial lain yang akan diberikan adalah bantuan beras untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Rp4,6 triliun, serta bantuan tunai senilai Rp500 ribu untuk penerima Kartu Sembako di luar PKH dengan total Rp5 triliun.
 
"Tambahan bansos untuk para penerima PKH tambahan beras sebanyak 15 kilogram (kg) dengan anggaran untuk 10 juta masyarakat. Untuk bantuan tunai penerima Kartu Sembako di luar PKH ini kira-kira 10 juta penerima. Dibayarkan di Agustus ini," jelasnya.
 
Di samping itu, masih ada bantuan produktif untuk 12 juta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) atau Rp2,4 juta per UMKM dengan total anggaran Rp28 triliun. Berbagai insentif yang diberikan juga diperpanjang hingga akhir tahun.
 
(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif