Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Selama 1,5 Tahun, Sudah 10,6 Juta Masyarakat Terima Program Kartu Prakerja

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Ekonomi Indonesia Kartu Prakerja
Eko Nordiansyah • 17 September 2021 15:05
Jakarta: Program kartu prakerja telah memberikan dampak signifikan selama 1,5 tahun di tengah situasi pandemi covid-19. Sejak Gelombang pertama dibuka pada 11 April 2020 hingga penerimaan Gelombang 20 pada 15 September 2021, program ini sudah menjangkau 10,6 juta penerima manfaat.
 
"Rinciannya yakni 5,5 juta peserta pada 2020 serta 5,1 juta penerima kartu prakerja pada 2021," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 17 September 2021.
 
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2020 jumlah pengangguran dan kemiskinan di Indonesia naik akibat pandemi covid-19. Akibat pandemi, jumlah penduduk miskin kembali meningkat mencapai 27,55 juta atau 10,19 persen dari jumlah penduduk setelah sempat menurun menjadi 24,79 juta 9,22 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tahun lalu, sebanyak 29,12 juta orang penduduk usia kerja terdampak pandemi covid-19 dengan rincian 2,56 juta orang berhenti bekerja, 1,77 juta orang sementara tidak bekerja, dan 24,03 juta orang mendapatkan pengurangan jam kerja. Selain itu, ada 0,76 juta orang tidak lagi bekerja dan tidak juga mencari kerja.
 
Data Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menunjukkan, 89 persen penerima kartu prakerja menganggur saat mereka mendaftar program ini. Bukan hanya menganggur karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), namun juga fresh graduates dan sedang mencari kerja termasuk mereka yang tidak bekerja.
 
"Di sinilah kartu prakerja hadir memberi solusi tidak hanya untuk mereka yang terkena PHK akibat pandemi, tapi menjadi program pengembangan kompetensi para pencari kerja dan juga pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil," ungkapnya.
 
Dengan mengikuti pelatihan di kartu prakerja, ia menambahkan, terbukti dapat meningkatkan pengetahuan peserta, yang diindikasikan dengan nilai Pre-Test dan Post-Test. Bahkan hasil survey BPS menunjukkan bahwa 91 persen peserta mengatakan keterampilan kerja mereka meningkat setelah mengikuti kartu prakerja.
 
"Hal ini selaras dengan evaluasi manajemen Pelaksana di mana skor pre-test peserta meningkat dari awalnya 59 menjadi 73 pada saat post-test,” pungkas Denni.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif