Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto. Foto: Dok. BPS
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto. Foto: Dok. BPS

Ada Idulfitri, BPS Catat Inflasi 0,32% di Mei 2021

Ekonomi Inflasi BPS hari raya idul fitri
Eko Nordiansyah • 02 Juni 2021 11:46
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Mei 2021 adalah sebesar 0,32 persen. Inflasi pada Mei lalu lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya 0,13 persen imbas adanya momen Ramadan dan Idulfitri di bulan tersebut.
 
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, inflasi yang cukup tinggi ini terjadi karena besarnya kenaikan harga untuk bahan makanan untuk kebutuhan puasa dan Lebaran. Kenaikan terjadi karena tingginya permintaan masyarakat.
 
"Tarikan permintaan terasa sekali pada inflasi Mei ini terutama permintaan komoditas terkait bahan makanan kebutuhan saat puasa dan hari raya," kata dia dalam video conference di Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari 90 kota IHK yang dipantau oleh BPS, ia menambahkan, ada 78 kota yang mengalami inflasi sedangkan 12 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 1,82 persen dan inflasi terendah ada di Tembilahan sebesar 0,01 persen.
 
"Utamanya terkait dengan angkutan udara dengan andil 0,77 persen, serta bayam sebesar 0,29 persen, ikan cakalang 0,17 persen, ikan ekor kuning 0,15 persen, ikan numar 0,14 persen dan kangkung 0,11 persen. Itu komoditas yang mendorong inflasi Manokwari menjadi yang tertinggi," ungkapnya.
 
Untuk deflasi terendah terjadi di Palembang sebesar minus 0,02 persen. Adapun deflasi tertinggi terjadi di Timika sebesar minus 0,83 persen akibat penurunan harga sejumlah komoditas seperti kangkung, cabai rawit, rawit hijau, cabai merah, kol putih atau kubis.
 
Dengan perkembangan ini, Setianto mengungkapkan, inflasi secara tahun kalender atau year to date (ytd) sampai dengan Mei tercatat sebesar 0,90 persen. Sementara itu, inflasi tahun ke tahun atau year on year (yoy) adalah sebesar 1,68 persen.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif