Kartu prakerja. Foto : Setkab.
Kartu prakerja. Foto : Setkab.

Program Kartu Prakerja Dilanjutkan 2022, Anggarannya Rp11 Triliun

Ekonomi Kementerian Keuangan Ekonomi Indonesia Kartu Prakerja pandemi covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional APBN 2022
Eko Nordiansyah • 01 Desember 2021 10:34
Jakarta: Pemerintah memastikan program Kartu Prakerja akan kembali dilanjutkan pada tahun depan. Total alokasi anggaran kartu prakerja di 2022 mencapai Rp11 triliun yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
 
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan pemerintah mengalokasikan dana perlindungan sosial sebesar Rp252,3 triliun di 2022. Untuk kartu prakerja, alokasinya sekitar 4,3 persen dari pagu tersebut.
 
"Dari alokasi tersebut, anggaran kartu prakerja sebesar Rp11 triliun atau 4,3 persen dari anggaran perlindungan sosial," kata dia dalam webinar, Rabu, 1 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan pemerintah juga mempertimbangkan pelaksanaan kartu prakerja bukan sebagai program semi bantuan sosial seperti selama pandemi. Hal ini juga akan disesuaikan perkembangan situasi pandemi covid-19.
 
"Skema pelaksanaanya bersifat semi bantuan sosial tetapi tetap dilakukan dan bersifat reguler akan dimulai dengan mempertimbangkan situasi yang semakin kondusif," ungkapnya.
 
Febrio menjelaskan, program kartu prakerja ini merupakan inisiatif strategis pemerintah dan penanganan covid-19. Namun program ini tidak hanya memberikan bantuan dana saja tetapi juga pelatihan bagi para penerimanya.
 
"Tidak hanya menjadi sarana transfer dana pemerintah ke masyarakat tetapi menawarkan skill development menjadi pondasi dalam memberi kesempatan kerja yang lebih luas terutama saat kegiatan ekonomi masih seperti sekarang ini," pungkas dia.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif