Ilustrasi. FOTO: N’Djamena, Chad/AFP
Ilustrasi. FOTO: N’Djamena, Chad/AFP

Antam Pastikan Impor Emas Sudah Sesuai Prosedur

Ekonomi emas
Angga Bratadharma • 21 Juni 2021 16:18
Jakarta: PT Aneka Tambang Persero Tbk atau Antam angkat bicara menanggapi tuduhan manipulasi pajak impor emas. Manajemen emiten berkode saham ANTM itu memastikan emas impor yang dilakukan sesuai dengan kategori HS 7108.12.10 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia 6/PMK.019/2017.
 
Pernyataan Antam sejalan dengan dalam satu pekan belakangan ini publik dihebohkan kabar mengenai dugaan skandal impor emas senilai Rp47,1 triliun di Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten.
 
Kabar ini mencuat lewat pernyataan Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dalam rapat bersama Kejaksaan Agung. Ia menyebut ada indikasi manipulasi impor produk emas yang seharusnya dikenakan pajak hingga lima persen tapi ditiadakan alias nol persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRES) Marwan Batubara menilai isu seperti itu sudah biasa dan tak perlu dikhawatirkan yang artinya tinggal jalani sesuai prosedur. "Saya tidak pernah mendengar kasus seperti ini," kata Marwan, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 21 Juni 2021.
 
Menurut Marwan, jika benar tuduhan Arteria itu maka bisa saja ada pihak tertentu sedang mengincar sesuatu di balik peristiwa dimaksud. Marwan berharap jangan sampai ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan BUMN. Ia meyakini tidak mungkin Antam memiliki niat tidak baik soal impor emas, apalagi sampai tidak kena pajak.
 
"Saya sangat percaya terhadap BUMN manapun di Indonesia. BUMN ini badan usaha milik negara, kalau untung kita semua rakyat yang menikmati," ucapnya.
 
Marwan ragu perusahaan pelat merah seperti Antam terlibat praktik penggelapan pajak. "Mereka (BUMN) kalau buat laporan tidak mungkin seperti swasta bisa 3-4 macam. BUMN tidak bisa. Saya tidak yakin itu, mereka (Antam) akan mengikuti aturan main yang benar," tuturnya.
 
Dirinya berpendapat selama ini impor emas sudah lazim terjadi dengan skala yang sudah ditentukan oleh pihak pemerintah. Tak ada yang salah dalam proses seperti ini, apalagi dari bea cukai sendiri sudah memberikan jawaban yang pasti.
 
"Sekali lagi tak perlu dikhawatirkan soal integritas dan kinerja BUMN seperti Antam. Mereka sudah pasti tahu soal benar dan salahnya. Ini hanya soal kesalahpahaman semata. Tinggal luruskan dengan duduk bersama," pungkasnya.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif