Ilustrasi kilang minyak. Foto: Antara/Yudhi Mahatma
Ilustrasi kilang minyak. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Pertamina Setop Proyek Kilang Bontang

Ekonomi pertamina kilang bontang
Suci Sedya Utami • 29 Juni 2020 17:19
Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan menghentikan proyek grass root refinery (GRR) atau pembangunan kilang baru di Bontang.
 
Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan dengan dihentikannya pengerjaan Kilang Bontang, maka pembangunan kilang baru oleh Pertamina hanya dilakukan di Tuban.
 
Selain itu Pertamina tetap menggarap proyek Refinery Development Master Program (RDMP) atau revitalisasi empat kilang yakni di Balikpapan, Cilacap, Balongan, dan Plaju. Beberapa kilang akan disinergikan dengan proyek petrokimia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita hanya bangun satu kilang baru dengan empat kilang existing, yang baru hanya di Tuban, yang Bontang kita tidak jadi," kata Nicke di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 29 Juni 2020.
 
Nicke mengatakan penghentian tersebut disesuaikan dengan permintaan (demand). Selain itu juga Pertamina belum mendapat mitra baru setelah ditinggal oleh mitra lama yakni Overseas Oil and Gas LLC (OOG) asal Oman.
 
Pertamina dan OOG sudah menjalin komitmen menjalankan pembangunan proyek Kilang Bontang. Komitmen yang dilakukan Desember 2018 ini ditandai dalam suatu perjanjian framework agreement antara kedua perusahaan untuk membangun kilang berkapasitas 300 ribu barel per hari dan Petrokimia di Bontang.
 
Sebelumnya, pascapisah dengan OOG, Pertamina juga memiliki opsi untuk memindahkan lokasi pembangunan Kilang Bontang yang berada di Kalimantan Timur ke Kuala Tanjung di Sumatera Selatan. Pertimbangan memindahkan lokasi pembangunan karena produksi yang dihasilkan dari pengolahan di kilang anyar tersebut nantinya akan diekspor.
 
Nicke mengatakan keberadaan pelabuhan menjadi penting dan nantinya lokasi pembangunan kilang baru tersebut dekat dengan Pelabuhan Muara Tanjung yang dioperasikan oleh PT Pelindo I.
 
"Jadi ada kemungkinan salah satu opsi yang sedang dikaji adalah yang Bontang kita pindahkan ke Kuala Tanjung," kata Nicke, belum lama ini.

 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif