PT Pertamina (Persero) menjawab kritikan Komisaris Utama Basuki Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Foto: Dok. Pertamina
PT Pertamina (Persero) menjawab kritikan Komisaris Utama Basuki Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Foto: Dok. Pertamina

Ahok Mengkritik, Pertamina Menjawab

Ekonomi ahok pertamina
Annisa ayu artanti • 17 September 2020 13:06
Jakarta: PT Pertamina (Persero) memahami kritikan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang disampaikan dalam akun YouTube Poin.
 
Kritikan Ahok itu dinilai sejalan dengan pembenahan yang tengah dilakukan di perusahaan migas pelat merah tersebut.
 
"Kami menghargai pernyataan Pak Basuki sebagai Komut (komisaris utama) yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman saat dikonfirmasi Medcom.id, Kamis, 17 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai komisaris utama, Fajriyah menjelaskan Ahok telah menyampaikan beberapa masukan melalui rapat-rapat rutin. Masukan-masukan tersebut menjadi perhatian manajemen untuk ditindaklanjuti.
 
"Hal ini juga sejalan dengan restrukturisasi dan pembenahan yang sedang dijalankan direksi agar perusahaan menjadi lebih cepat, lebih adaptif, kompetitif," jelasnya.
 
Adapun ia menyebut salah satu upaya yang telah dilakukan manajemen adalah membuat perusahaan lebih transparan dan profesional melalui penerapan ISO 37001:2016 mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) oleh Pertamina dan grup, kerja sama dengan PPATK dan juga institusi penegak hukum, serta pendampingan dengan KPK.
 
Fajriyah juga menyampaikan, sebagai perusahaan milik negara yang mendapat tugas dan berperan untuk mengelola migas nasional, direksi juga telah melakukan banyak perbaikan dan hal positif melalui eksplorasi aset migas dalam negeri dan luar negeri, peningkatan produksi, pembangunan kilang, maupun inovasi di hilir untuk memastikan BBM dan LPG sampai dan tersalurkan ke seluruh Indonesia.
 
"Semua hal ini dikomunikasikan dan dikoordinasikan kepada seluruh stakeholder Pertamina, baik itu Dewan Komisaris, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, DPR RI maupun stakeholder lainnya," pungkasnya.
 
(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif