Ilustrasi kompor listrik - - Foto: MI/ Rendy Ferdiansyah
Ilustrasi kompor listrik - - Foto: MI/ Rendy Ferdiansyah

PLN-BTN Dorong Pengembang Perumahan Kembangkan Listrik Kompor Induksi

Ekonomi PLN BTN kompor listrik
Suci Sedya Utami • 12 November 2020 12:23
Jakarta: PT PLN (Persero) menggandeng BTN dalam mengembangkan program konversi satu juta kompor LPG ke kompor induksi. Termasuk pemanfaatan jasa dan layanan perbankan.
 
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan pihaknya akan memberikan kemudahan kepada para mitra kerja BTN, khususnya para pengembang perumahan yang hendak menerapkan konversi kompor LPG ke kompor induksi.
 
"Penandatanganan nota kesepahaman ini dimaksudkan untuk memanfaatkan kemampuan, pengalaman, sumber daya dan fungsi yang dimiliki oleh PLN dan BTN guna kepentingan bersama yang dilandasi atas keinginan untuk saling membantu dan memberikan dukungan pada pelaksanaan program yang meningkatkan penggunaan kompor induksi di sektor rumah tangga," kata Zulkifli dalam keterangan resmi, Kamis, 12 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya kerja sama ini akan memberikan kemudahan kepada mitra kerja BTN yang menerapkan program konversi kompor LPG ke kompor induksi tersebut. Kerja sama tersebut juga merupakan langkah awal dari inovasi yang dapat diperluas dengan memanfaatkan potensi bisnis dari kedua perusahaan pelat merah ini.
 
"Sejalan dengan pilar innovative dalam bertransformasi, PLN terus berinovasi menghadirkan beragam program sesuai dengan kebutuhan pelanggan," tambah Zulkifli.
 
Selain itu, gerakan konversi ke kompor induksi juga sejalan dengan pilar green dalam transformasi PLN, mengingat penggunaan kompor induksi dinilai lebih ramah lingkungan dibanding kompor LPG.
 
Sementara itu, Direktur Utama BTN Pahala N Mansury menyebut BTN siap mendukung gerakan satu juta kompor induksi dengan menawarkan program kredit bagi nasabah kredit perumahan rakyat (KPR) aktif, serta mendorong para pengembang untuk menyediakan kompor induksi pada rumah yang akan dibangun.
 
"Ini juga merupakan komitmen kami untuk mengurangi impor LPG dan subsidi gas. Ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap penggunaan energi yang ramah lingkungan” ucap Pahala.
 
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), konversi satu juta kompor LPG ke kompor induksi berpotensi mengurangi subsidi LPG sebesar Rp4,8 triliun dalam waktu lima tahun.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif