Pemilik Paramount Bakery Popo Mulyadi. Foto: Dok. PGN
Pemilik Paramount Bakery Popo Mulyadi. Foto: Dok. PGN

Beralih ke Gas Bumi, Ongkos Produksi Pengusaha Roti Lebih Hemat

Ekonomi Perusahaan Gas Negara (PGN) UMKM
Suci Sedya Utami • 25 Januari 2021 21:18
Dumai: Produsen roti di Dumai, Paramount Bakery telah beralih menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar sejak 2019. Penggunaan gas bumi membuat ongkos produksi roti jauh lebih efisien.
 
Pemilik Paramount Bakery Popo Mulyadi mengatakan penghematan yang bisa didapat sekitar 60 persen sejak menggunakan gas bumi yang dipasok oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Setiap bulan Popo mengeluarkan biaya sekitar Rp3 juta untuk bahan bakar.
 
“Ekonomis, praktis, dan hemat tentunya. Dari segi keuangan pasti, apalagi produksi. Sekarang pakai gas sudah stabil mau bikin roti berapa saja jalan terus, sekuatnya,” kata Popo melalui keterangan tertulis, Senin, 25 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Popo mengatakan, sebelum berlangganan gas PGN, Ia seringkali dibuat kesulitan untuk menjaga kestabilan api dalam proses memanggang roti. Apabila salah perkiraan, dipastikan roti dalam oven tidak mengembang, karena kompor mati di tengah proses.  
 
Saat pertama kali didirikan, Popo mengerjakan usaha dibantu istrinya. Kini usahanya berjalan pesat dan menyediakan bermacam jenis roti yang telah dipasarkan di wilayah Kota Dumai dan sekitarnya.
 
Arief Nurrachman selaku Area Head PGN Dumai dan Sekitarnya menyampaikan, harga gas bumi untuk pelanggan kecil 2 (PK-2) yang meliputi UMKM, hotel, restoran atau rumah makan, rumah sakit swasta, lembaga pendidikan swasta, pertokoan atau ruko dan kegiatan komersial sejenisnya sebesar Rp6.000 meter kubik (m3).
 
Sedangkan untuk kebutuhan pelanggan pelanggan kecil (PK)-2, normalnya konsumsi gas bumi berkisar antara range 50-1.000 m3, sehingga harga jual yang ditetapkan tidak akan memberatkan para pengguna gas bumi untuk usaha.
 
“Semoga ke depannya, PGN dapat terus meningkatkan layanan dan pengembangan infrastruktur gas bumi agar nilai lebih gas bumi bisa semakin luas dirasakan oleh masyarakat. Khususnya bisa mendorong usaha rumahan maupun menengah, agar bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat Dumai,” ujar Arief.
 
PGN telah menyalurkan gas bumi ke berbagai sektor antara lain rumah tangga, komersial, dan industri di Kota Dumai dan akan terus membangun infrastruktur dan memperluas pemanfaatan gas bumi di seluruh wilayah Indonesia.
 
Di Wilayah Dumai, PGN telah mengoperasikan jaringan pipa sepanjang 68 KM, sehingga dapat melayani lebih dari 4.900 pelanggan rumah tangga, satu pelanggan kecil dan delapan pelanggan komersial industri yang tersebar di tiga kawasan industri. 
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif