Kelapa Sawit. Foto : MI/Gino Hadi.
Kelapa Sawit. Foto : MI/Gino Hadi.

UMKM Mukomuko Kembangkan Gula Aren dari Sawit

Ekonomi Gula UMKM ekspansi kelapa sawit
Antara • 21 Maret 2021 16:33
Mukomuko: Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu akan mengembangkan gula merah atau aren yang diolah dari air nira yang berasal dari tanaman kelapa sawit.
 
“Alhamdulillah mulai berkembang. Ini ada yang mau komunikasi menanyakan apakah produksi gula aren sampai satu ton per bulan, kalau sampai sebanyak itu, ada peluang dipasarkan keluar daerah ini,” kata seorang pemilik UMKM dari Kabupaten Mukomuko Nawir dikutip dari Antara, Minggu 21 Maret 2021.
 
Seorang pemilik UMKM di Kabupaten Mukomuko sebelumnya bekerja sama dengan seorang pengrajin gula aren dari luar daerah ini untuk membuat gula aren dari air nira tanaman kelapa sawit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aktivitas pembuatan gula aren dari air nira kelapa sawit di wilayah Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko sudah berjalan selama dua minggu dan setiap hari produksi gula aren ini sebanyak 20 kilogram.
 
Pengrajin ini mendapatkan bahan baku air nira dari tanaman kelapa sawit milik warga yang melakukan replanting atau peremajaan karena tanaman sudah berumur di atas 25 tahun.
 
Ia mengatakan pihaknya sudah memasarkan gula aren dari air nira tanaman kelapa sawit di daerah ini sejak dua pekan terakhir dan produk ini diterima oleh masyarakat di daerah ini.
 
“Kami telah menjual gula aren ini ke sejumlah pasar tradisional di daerah ini dengan harga sebesar Rp18 riibu hingga Rp20 ribu per kg, dan gula aren ini diterima oleh masyarakat,” ujarnya.
 
Terkait dengan perizinan usaha tersebut, ia mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan secara lisan aktivitas pembuatan gula aren dari air nira kelapa sawit kelapa Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah.
 
Kemudian, katanya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan guna menanyakan biaya pemeriksaan gula aren dari air nira kelapa sawit agar gulan tersebut aman dikonsumsi masyarakat.
 
“Kami belum menanyakan biaya yang dibutuhkan untuk pemeriksaan laboratorium, kalau mahal belum ada modalnya, kami putar dulu untuk biaya laboratorium, karena kini kami mau merintis,” ujarnya.
 
Selanjutnya ia berharap, gula aren dari air nira kelapa sawit setidaknya bisa membuka lapangan kerja untuk masyarakat perani tidak ada kegiatan, dan pihaknya siap menjadi pengepul dan menerima gula aren buatan masyarakat.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif