Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Foto : Medcom/Desi A.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Foto : Medcom/Desi A.

Indonesia Teken Kolaborasi Kemitraan Perdagangan dengan Pengusaha UAE

Ekonomi Kementerian Perdagangan indonesia-uni emirat arab covid-19
Ilham wibowo • 20 Oktober 2020 16:14
Jakarta: Para pengusaha Indonesia sepakat melakukan kerja sama kemitraan dengan pelaku usaha yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Langkah yang difasilitasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) ini dalam upaya meningkatkan ekspor di tengah pandemi covid-19.
 
Kolaborasi tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman ekspor dan impor produk dan komoditas Perdagangan antara PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan dua perusahaan yang berbasis di UEA yaitu Al Buraq Investment L.L.C dan Hong Kong Star Foodstuff Trading L.L.C.
 
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan pihaknya mendukung penuh pelaku usaha Indonesia yang terus berupaya meningkatkan kinerja ekspor ke berbagai negara di masa pandemi covid-19 ini. Kondisi pasar yang penuh tantangan tidak menghilangkan semangat para eksportir Indonesia untuk terus melakukan penetrasi pasar di berbagai negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penandatanganan nota kesepahaman ini membuktikan bahwa ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan ekspor, diantaranya melalui penetrasi pasar secara langsung dan melalui kerja sama dengan berbagai pihak di negara tujuan ekspor,” kata Agus melalui keterangan tertulis, Selasa, 20 Oktober 2020
 
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan menambahkan, nota kesepahaman tersebut jadi langkah awal untuk menciptakan sinergi sesuai kompetensi masing-masing pihak dalam menjajaki dan membuka pasar. Kemudian mencari dan memverifikasi pembeli, mengurus kepabeanan, tenaga kerja, transportasi serta pergudangan.
 
"Para eksportir Indonesia diharapkan mampu membaca peluang dan mengetahui cara melakukan penetrasi pasar ke negara tujuan. Salah satunya dengan memanfaatkan para perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, baik melalui Atase Perdagangan atau ITPC dalam mencari mitra kerja sama di negara tujuan ekspor," papar Kasan.
 
Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Dubai Heny Rusmiyati menuturkan kolaborasi yang terjalin turut mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia masuk ke pasar internasional di kawasan Timur Tengah, khususnya UEA. Saat ini, kata dia, produk pertanian dan olahan pangan cukup banyak diminati.
 
"Banyak sekali produk UKM Indonesia yang memiliki peluang besar di pasar PEA. Beberapa produk yang sangat diminati para buyer PEA di masa pandemi ini adalah produk segar di sektor pertanian buah tropis dan sayuran, rempah, produk perikanan, serta produk makanan dan minuman olahan lainnya," pungkas Heny.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif