Logo PT PLN Persero. Foto: Dok. PLN
Logo PT PLN Persero. Foto: Dok. PLN

Penjualan Listrik PLN hingga September Tumbuh Tipis

Ekonomi listrik PLN Kementerian ESDM
Suci Sedya Utami • 15 Oktober 2020 18:33
Jakarta: Konsumsi listrik yang tercatat dalam data penjualan listrik PT PLN (Persero) hingga akhir September 2020 tercatat tumbuh tipis 0,61 persen.
 
Bila dibandingkan dengan posisi pada akhir Juni lalu, pertumbuhan ini lebih rendah. Pada kuartal kedua penjualan listrik tumbuh 0,95 persen.
 
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan data penjualan listrik ini tidak terlepas dari adanya pandemi covid-19 yang masih terjadi di Tanah Air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Overall kita masih tumbuh 0,6 persen dari normalnya bertambah 4,5 persen setiap tahunnya," kata Rida dalam webinar, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Hingga September, konsumsi listrik tercatat sebesar 179,82 terawatt hour (TWh), lebih besar dibandingkan 1778,72 TWh pada periode yang sama tahun lalu. ida menjelaskan dua sektor yang yang mengalami penurunan penggunaan listrik yakni pelanggan bisnis dan industri.
 
Konsumsi pelanggan bisnis komersial terkoreksi 7,85 persen dari 32,55 TWh di Januari-September 2019 menjadi 30,10 TWh pada periode yang sama tahun ini. Sementara konsumsi listrik pelanggan industri turun 7,8 persen dari 54,9 TWh menjadi 52,45 TWh.
 
Sementara untuk pelanggan rumah tangga justru mengalami peningkatan sejalan dengan berbagai kegiatan seperti bekerja, belajar, dan beribadah yang saat ini harus dilakukan dari rumah. Hingga September, konsumsi listrik rumah tangga tercatat mencapai 83,84 TWh atau tumbuh 10,47 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar 75,9 TWh.
 
Namun, pihaknya berharap konsumsi listrik akan membaik seiring kebijakan pemerintah untuk perlahan membuka pembatasan mobilitas.
 
Sebelumnya, Direktur Capital dan Management PLN Syofvi Felienty Roekman mengatakan pihaknya memperkirakan pertumbuhan konsumsi listrik hingga akhir 2020 akan minus 0,5 persen. Namun, PLN tetap berikhtiar agar bisa mencatatkan pertumbuhan positif hingga akhir tahun. Minimalnya, kata dia, bisa tumbuh 0,5 persen.
 
"Itu ekspektasi kami dengan segala upaya sampai akhir tahun," jelas Syofvi.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif