Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki - - Foto: dok Antara
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki - - Foto: dok Antara

Kredit Modal Kerja Diberikan untuk 60,6 Juta UMKM

Ekonomi Kredit UMKM
Suci Sedya Utami • 07 Juli 2020 16:41
Jakarta: Pemerintah menyalurkan bantuan modal kerja bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp100 triliun. Modal kerja tersebut disalurkan bagi 60,6 juta UMKM yang tergabung ke dalam lembaga pembiayaan formal.
 
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan modal kerja tersebut diberikan pada UMKM yang memiliki akses dengan pembiayaan (bankable) serta berada dalam kondisi sehat.
 
Bentuk pembiayaan ini bisa berupa perseorangan, koperasi, dan berbadan hukum dengan plafon pinjaman hingga Rp10 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jumlah UMKM yang tergabung ke lembaga pembiayaan formal ada 60.6 juta. Dan program ini terbuka untuk semua, namun tidak termasuk bagi UMKM yang sudah masuk dalam daftar hitam nasional." kata Teten dalam peluncuran penjaminan kredit modal kerja UMKM, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.
 
Teten menjelaskan pinjaman atau kredit modal kerja tersebut dijamin pemerintah melalui PT Askrindo (Persero) dan PT Jamkrindo (Persero). Mereka yang mendapat jaminan yakni pinjaman dengan sertifikat penjaminnya diterbitkan paling lambat November 2021 dengan terbit maksimal tiga tahun.
 
"Pemerintah memberikan penjaminan bagi kredit modal kerja ini," ungkap dia.
 
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan jaminan yang diberikan pemerintah sebesar Rp5 triliun. Artinya UMKM yang memiliki pinjaman apabila ada kredit macetnya akan dijamin oleh pemerintah.
 
PT Askrindo (Persero) dan PT Jamkrindo (Persero) telah diberikan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp6 triliun untuk mengcover adanya risiko kredit macet dari pinjaman tersebut.
 
"Artinya UMKM bisa bangkit kembali diberikan restrukturisasi untuk pinjaman nggak bayar enam bulan dari sisi pokok, bunga disubsidi semakin keci, pinjaman subsidi semakin penuh," jelas Ani.
 
Adapun kredit modal kerja yang diberikan yakni sebesar Rp100 triliun. Kredit ini diberikan selama 18 bulan atau hingga tahun 2021 dengan target penyaluran tahun ini sebesar Rp65 triliun hingga Rp80 triliun.
 

(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif