ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Masih Ada Peluang Investasi di Tengah Pandemi

Ekonomi Virus Korona
Medcom • 15 Mei 2020 20:30
Jakarta: Pandemi covid-19 secara langsung telah menggerus perekonomian Indonesia. Sejumlah sektor usaha bahkan lumpuh di tengah perjuangan melawan covid-19. Pengusaha yang juga mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengajak para pengusaha tidak menyerah dalam kondisi saat ini.
 
"Tapi ternyata dibalik ini semua ada peluang yang cerah, jika kita jeli untuk melihat sektor-sektor mana yang bisa kita investasikan dan kita memiliki target-target yang jelas," kata Sandiaga, Jumat, 15 Mei 2020.
 
Baca: Stimulus Dunia Usaha dan Perbankan di Tengah Covid-19
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sandi mengungkapkan fenomena pandemi adalah satu keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun terdapat satu optimisme di dunia investasi, terutama dunia investasi global dalam keadaan yang tidak pasti saat ini.
 
Jika dilihat secara umum, menurut Sandiaga dunia investasi baik di pasar modal maupun sektor riil masih memiliki peluang yang menjanjikan. Sehingga menurutnya krisis yang dirasakan saat ini akan kembali bangkit pasca pandemi.
 
"Semua berdoa agar krisis ini segera berlalu, Amin. Dan kita juga berharap bahwa pandemi covid-19 ini tidak terlalu lama terjadi, sehingga kita bisa segera rebound," imbuh Sandi.
 
Sandi kembali mengatakan kebangkitan ekonomi ditunjukkan lewat Kurva V.
Kurva tersebut menggambarkan kondisi kemerosotan ekonomi yang kemudian naik secara signifikan.
 
Ekonomi Indonesia diharap berada dekat dengan titik terendah dari kurva V tersebut, sehingga ekomoni bangsa dapat kemudian melesat pascapandemi.
 
"Harapan kita V-nya tidak terlalu dalam dan durasi daripada V ini tidak terlalu luas seperti ini, tapi justru sedikit lancip supaya tidak terlalu lama terjadinya turbulensi dari pasar ini," ungkap Sandi.
 
Peluang yang diyakini Sandi akan melesat pascapandemi di antaranya sektor kesehatan, baik dari fasilitas kesehatan maupun juga alat-alat kesehatan. Sektor tersebut tengah melaju pesat bahkan semua pihak ingin masuk berinvestasi.
 
Sektor selanjutnya adalah technology, terutama teleconferencing. Selanjutnya ada Masive Online Open Course (MOOC) atau pendidikan online. Pesatnya MOOC katanya merujuk perubahan gaya pendidikan imbas pandemi.
 
Kemudian adalah sektor makanan, baik bahan makanan berupa frozen food maupun makanan-makanan cepat saji yang sudah terhubung dengan digital atau E-Commerce. Berikutnya adalah Biotech, sektor usaha tersebut dinilai melesat lantaran banyak perusahaan biotech bergerak untuk mencari cara untuk menghentikan pandemi.
 
"Dan berikutnya adalah Clean Energy. energi baru terbarukan, energi yang ramah lingkungan. Karena kita di rumah saja melihat udara di Jakarta sekarang sudah biru, langitnya biru, udaranya segar, sama seperti di Papua. Di mana udaranya sangat segar yang sekarang di Jakarta juga bisa kita rasakan," pungkas Sandi.
 

(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif