Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Ade Hapsari
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Ade Hapsari

Pemerintah Terus Dorong Pencapaian Target EBT di 2025

Ekonomi plts Kementerian ESDM Energi Terbarukan
Angga Bratadharma • 06 Oktober 2020 15:28
Jakarta: Pemerintah Indonesia terus berupaya melaksanakan percepatan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) agar dapat mencapai target 23 persen EBT pada bauran energi nasional di 2025 sebagaimana amanat Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Pencapaian target itu penting guna mewujudkan ketahanan energi.
 
Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Emil Satria mendorong agar berbagai macam pihak ikut serta mendorong tercapainya target 23 persen EBT pada bauran energi nasional di 2025. Namun, ia tidak menampik ada banyak hambatan termasuk pandemi covid-19 sekarang ini.
 
Meski demikian, ia memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mau membantu pemerintah mencapai target EBT tersebut. Sejalan dengan itu, Tirta Investama dan Danone-AQUA membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pabrik Danone-AQUA di Klaten, Jawa Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami ingin memberikan apresiasi kepada PT Tirta Investama yang telah ikut dalam mendukung peningkatan bauran energi baru dan terbarukan melalui pemasangan panel surya rooftop. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi energi fosil," kata Emil, dalam sebuah webinar, Selasa, 6 Oktober 2020.
 
Menurutnya penggunaan PLTS melalui panel surya rooftop lebih ramah lingkungan dan sejalan dengan penerapan program sirkulasi ekonomi. Dirinya berharap lebih banyak lagi pelaku industri yang menerapkan ekonomi hijau dengan mengoptimalkan penggunaan energi yang ramah lingkungan serta tidak hanya bergantung pada energi fosil.
 
"Pemasangan panel surya (oleh PT Tirta Investama) sebanyak 8.300 unit dan bisa menghasilkan energi sebanyak 2,3 megawatt. Ini bisa mengurangi emisi karbondioksida," tuturnya.
 
Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian ESDM Harris mengakui target pemerintah untuk mencapai 23 persen EBT tidak mudah. Bahkan, pandemi covid-19 membuat tantangan kian berat untuk pemerintah mencapai target tersebut, terlebih di saat pandemi konsumsi listrik menurun termasuk di Jawa Tengah.
 
Terkait dengan PLTS melalui panel surya di rooftop, ia mengaku pemerintah telah melakukan pengaturan melalui Permen ESDM Nomor 49 yang kemudian diubah di Permen 13 Tahun 2019 dan terakhir di Permen 16 Tahun 2019. Hal itu dilakukan agar penggunaan PLTS di rooftop bisa menjadi lebih menarik lagi, tidak hanya oleh rumah tangga.
 
"Tapi juga di semua sektor yang ada termasuk di industri maupun juga bangunan komersial. Jadi kalau misalkan masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki tentunya kita masih sangat terbuka untuk melakukan perbaikan-perbaikan lagi demi mendorong agar PLTS ini bisa dikembangkan secara lebih maksimal," tuturnya.
 
Adapun Jawa Tengah merupakan provinsi dengan potensi energi surya rata-rata 4,05 kWh/kWp/hari, di atas rata-rata Indonesia di 3,75 kWh/kWp/hari. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencapai target energi terbarukan daerah sebesar 11,6 persen dari bauran energi pada 2020.
 
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, berkolaborasi dengan Institute for Essential Services Reform (IESR), melalui inisiatif keberlanjutan Jateng Solar Province, telah mendeklarasikan diri untuk menjadi provinsi surya pertama di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan bisa diikuti oleh provinsi lain dalam rangka mencapai ketahanan energi di masa mendatang.
 
Sebagai bentuk partisipasi mengurangi dampak perubahan iklim serta mendukung target Pemerintah Indonesia terkait penggunaan listrik yang bersumber dari energi terbarukan, Danone Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk menggunakan teknologi solar panel dengan total kapasitas sebesar 5.674 KWp di 2020 dan berupaya meningkatkan kapasitas tersebut.
 
Danone Indonesia telah memanfaatkan PLTS atap sejak 2017 di Pabrik Danone-AQUA Ciherang, Jawa Barat dengan kapasitas 770 KWp, Pabrik Banyuwangi, Jawa Timur dengan kapasitas 378 KWp, dan instalasi terbaru di Pabrik Danone-AQUA Klaten Jawa Tengah dengan kapasitas 2.912 KWp.
 
Adapun PLTS atap di Pabrik Danone-AQUA Klaten merupakan solar panel terbesar oleh industri untuk pemakaian mandiri di Indonesia. "Kami berupaya mendorong perusahaan-perusahaan untuk menerapkan prinsip industri hijau dengan memberikan penghargaan kepada perusahaan yang telah melakukan upaya dalam efisiensi penggunaan sumber daya," tutup Emil.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif