Ilustrasi penyaluran bansos produktif untuk pelaku usaha mikro - - Foto: dok AFP
Ilustrasi penyaluran bansos produktif untuk pelaku usaha mikro - - Foto: dok AFP

9,8 Juta UMKM Bakal Dapat Rp1,2 Juta dari Program Banpres Produktif

Ekonomi kur Kementerian Keuangan bansos UMKM Stimulus Ekonomi Imbas Korona
Eko Nordiansyah • 03 Maret 2021 13:50
Jakarta: Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk usaha mikro. Namun, jumlah bantuan yang diberikan lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu.
 
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan bantuan tersebut diberikan 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan nilai Rp1,2 juta. Sementara tahun lalu, pemerintah memberikan bantuan senilai Rp2,4 juta bagi 12 juta pelaku usaha.
 
"Untuk 2021 ini sebesar Rp1,2 juta. Target awal sekitar 9,8 juta yang kemudian akan terus dievaluasi pelaksanaannya dalam beberapa bulan ke depan," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 3 Maret 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan pelaksanaan program ini diserahkan kepada Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM).  Bantuan untuk pelaku usaha mikro ini diharapkan bisa mendukung pemulihan ekonomi.
 
"Insyaallah lagi disiapkan oleh Kemenkop UKM untuk bisa dilaksanakan mulai Maret ini. Program ini sebagai bentuk tambahan dukungan untuk pemulihan ekonomi di 2021 melalui sektor UMKM," ungkapnya.
 
Tahun lalu, pemerintah menganggarkan Rp28,8 triliun dalam program Banpres Produktif. Realisasi penyaluran bantuan tersebut mencapai 100 persen dari anggaran dengan bantuan masing-masing senilai Rp2,4 juta.
 
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sebelumnya mengatakan program ini diharapkan bisa kembali berjalan pada tahun ini. Tujuannya agar pelaku usaha yang belum mendapatkan bantuan tahun lalu, bisa melanjutkan usahanya.
 
"Penyaluran Banpres/BPUM akan diprioritaskan dari aspek pemerataan antar daerah dan yang belum menerima bantuan Banpres/BPUM dan bagi yang sudah mendapatkan bantuan Banpres/BPUM akan diarahkan untuk mengakses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro," kata Teten.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif