taf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Foto: Medcom.id
taf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Foto: Medcom.id

Soal Penangkapan Dirut PT PAL, Kementerian BUMN Hargai Upaya KPK

Ekonomi kpk dirgantara indonesia Kementerian BUMN
Suci Sedya Utami • 22 Oktober 2020 20:10
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) angkat bicara mengenai ditangkapnya Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Budiman Saleh sebagai tersangka dugaan kasus korupsi di PT Dirgantara Indonesia (PTDI).
 
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, kasus yang membelit direksi perusahaan pelat merah tersebut merupakan kasus 2007-2017 yang telah lama diproses oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus ini juga pernah dibicarakan antara Menteri BUMN Erick Thohir dan KPK.
 
"Ini adalah salah satu kasus yang dulu pernah dibicarakan Pak Erick ke KPK," kata Arya pada media, Kamis, 22 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arya mengatakan Kementerian BUMN menghargai penyelesaian kasus hukum yang dilakukan KPK. Ia mengatakan Kementerian BUMN mendukung semua upaya lembaga antirasuah itu dalam menegakkan hukum, termasuk yang menyangkut BUMN. Sebab, hal itu dipandang menjadi salah satu upaya bersih-bersih BUMN dari para oknum 'nakal'.
 
"Walaupun kita hari ini belum mengerti siapa saja yang jadi tersangkanya tapi kita sudah menyerahkan semuanya ke KPK dan kita support terus apa yang dilakukan KPK dan langlah-langkah terbaik untuk pembersihan di BUMN," jelas Arya.
 
Sebelumnya, KPK menetapkan Budiman sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan penjualan dan pemasaran di PTDI. Penetapan tersangka itu berdasarkan bukti permulaan yang cukup.
 
Budiman menjadi tersangka ketiga dalam perkara ini. Dua tersangka lainnya, yakni mantan Direktur Utama PTDI Budi Santoso dan mantan Kepala Divisi Penjualan PTDI Irzal Rinaldi Zailani segera disidang.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif