Foto: AFP.
Foto: AFP.

Kemenaker Buka Dialog Hasil Kajian Komponen Pengupahan

Ekonomi ketenagakerjaan upah Kemenaker
Annisa ayu artanti • 20 Oktober 2020 06:37
Jakarta: Pemerintah memastikan akan mendengar aspirasi seluruh pihak terkait dengan formulasi dan rekomendasi kebijakan pengupahan terbaik di masa pandemi covid-19.
 
Plt. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Haiyani Rumondang mengatakan pandemi telah menyebabkan perlambatan ekonomi hampir seluruh sektor.
 
Berdasarkan hal tersebut, maka perubahan komponen dan jenis Kebutuhan Hidup Layak (KHL) harus memperhatikan perlindungan pekerja atau buruh dan kelangsungan berusaha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masa peninjauan KHL saat ini berbarengan dengan pandemi covid-19 dan berdampak terhadap ekonomi, bukanlah kondisi yang diinginkan oleh semua pihak. Namun, dalam kondisi saat ini, pemerintah masih terus mendengar seluruh pihak terkait formulasi kebijakan pengupahan yang terbaik di masa pandemi covid-19," kata Haiyani dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Haiyani menjelaskan kondisi pandemi covid-19 berdampak pada penurunan penghasilan yang diterima oleh para pekerja dan buruh yang kemudian mengakibatkan kesulitan buruh dalam memenuhi kebutuhan hidup.
 
Pandemi juga berdampak bagi pengusaha yang mengalami kesulitan karena permintaan menurun sehingga berimbas juga kepada pendapatan buruh serta kelangsungan usaha.
 
"Karena itu, diperlukan pemahaman seluruh pihak terhadap kondisi yang terjadi agar terjalinnya sinergitas seluruh pihak sehingga kita dapat melewati masa sulit ini (pandemi covid-19) dengan baik," ujarnya.
 
Untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tersebut, Haiyani pun menambahkan pihaknya menggelar dialog Dewan Pengupahan se-Indonesia tentang hasil peninjauan komponen dan jenis KHL di tengah kondisi pandemi covid-19.
 
"Diharapkan dialog ini akan memberikan manfaat dalam pengembangan pengupahan ke depan yang adil dan berdaya saing dalam menyatukan perspektif dan langkah untuk menghadapi kebijakan besar saat ini, yaitu kebijakan Cipta Kerja," ucapnya.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif