Hotel U Stay Mangga Besar tempat isolasi mandiri pasien covid-19 - - Foto: Medcom/ Christian
Hotel U Stay Mangga Besar tempat isolasi mandiri pasien covid-19 - - Foto: Medcom/ Christian

PSBB Diberlakukan, Sandiaga Uno Siapkan Kamar Hotel Tampung Penderita Covid-19

Ekonomi hotel Sandiaga Uno PSBB isolasi mandiri Pasien Covid-19
Insi Nantika Jelita • 08 Januari 2021 15:10
Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyiapkan kamar-kamar hotel sebagai tempat isolasi mandiri bagi penderita covid-19 selama pemberlakuan kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali.
 
"Saya akan berkoordinasi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam pemanfaatan kamar-kamar hotel di daerah yang memerlukan tempat isolasi mandiri, tempat karantina untuk membantu sisi penanganan kesehatan," ungkap Sandiaga dikutip dari Mediaindonesia.com, Jumat, 8 Januari 2021.
 
Namun, ia tidak merinci berapa banyak kamar hotel yang disiapkan untuk menampung pasien covid-19 dalam isolasi mandiri tersebut. Sandiaga pun meminta masyarakat untuk selalu patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan secara rutin, dan menjaga jarak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya selalu berpesan bahwa protokol kesehatan 3M itu harus kita lakukan dengan komitmen kuat, karena kita mustahil bangkit sisi pariwisatanya jika kita tidak disiplin menerapkan hal ini," ucapnya.
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto telah mengumumkan pemberlakuan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021 dengan evaluasi dan monitoring yang dilakukan secara harian.
 
Pengaturan kembali pemberlakuan pembatasan tersebut antara lain meliputi, membatasi tempat kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.
 
Selanjutnya mengatur pemberlakuan pembatasan yakni kegiatan restoran (makan/minum di tempat) sebesar 25 persen dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran, dan pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan pukul 19.00 WIB.
 
Kemudian mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat dan kegiatan di tempat ibadah tetap dapat dilaksanakan, dengan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat dan ketentuan lain.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif