Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: Medcom/ Faisal Abdalla
Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: Medcom/ Faisal Abdalla

Survei: Erick Thohir Mampu Pimpin Pemulihan Ekonomi Nasional

Ekonomi survei Erick Thohir Pemulihan Ekonomi
Husen Miftahudin • 30 Juli 2020 09:59
Jakarta: Mayoritas masyarakat Indonesia meyakini Menteri BUMN Erick Thohir mampu memimpin Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Pernyataan itu berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Survei menunjukkan bahwa masyarakat percaya pada komite yang dipimpin Erick tersebut. Sebanyak 74 persen masyarakat yakin penyebaran infeksi covid-19 dapat ditangani, sebanyak 75 persen yakin kondisi ekonomi nasional akan pulih.
 
"Mayoritas (73 persen) juga percaya Erick Thohir akan mampu memimpin pelaksanaan tugas komite tersebut," demikian mengutip hasil survei SMRC, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Di sisi lain terdapat daerah-daerah tertentu dengan tingkat kepercayaan terhadap Erick dan Komite cenderung tinggi. Daerah yang warganya secara konsisten menunjukkan tingkat kepercayaan lebih tinggi adalah Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, serta Jawa Tengah. Sementara itu, daerah yang menunjukkan tingkat kepercayaan lebih rendah adalah Jawa Barat dan Sumatra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kepercayaan terhadap Erick di Bali+Nusa Tenggara mencapai 90 persen, di Maluku+Papua mencapai 86 persen, dan di Jawa Tengah mencapai 81 persen. Sementara kepercayaan terhadap Erick di Jawa Barat hanya mencapai 61 persen dan di Sumatra 64 persen," tulis survei tersebut.
 
Jika dilihat dari kelompok usia, kepercayaan pada Erick dan Komite berada di kalangan generasi muda. Di kelompok usia di bawah 25 tahun, sebanyak 82 persen percaya pada Erick, 85 persen percaya pada kemampuan Komite mengatasi korona, dan 83 persen percaya pada kemampuan Komite memulihkan ekonomi.
 
Sementara di kelompok usia lebih tua kepercayaan pada Erick dan Komite hanya 70-75 persen. "Kepercayaan yang cukup tinggi ini merupakan modal sosial-politik yang penting bagi Komite untuk dapat menjalankan tugasnya," ujar Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas.
 
Adapun SMRC menggunakan wawancara telepon pada 2211 responden yang terpilih melalui metode random sampling pada 22-24 Juli 2020.Margin of errorsurvei diperkirakan 2,1 persen.

 

(Des)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif