Ekspor. Foto : MI.
Ekspor. Foto : MI.

Genjot Ekspor, Wamendag Pamer Produk Lokal

Ekonomi Kementerian Perdagangan Produksi Garam UMKM Ekspor-Impor
Husen Miftahudin • 04 Agustus 2021 21:34
Jakarta: Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga terus berupaya untuk mendukung produk UMKM agar bisa tembus pasar ekspor, yang perlu didukung semua pihak. Kementerian Perdagangan (Kemendag) sendiri memiliki 13 program kerja untuk mendukung UMKM Go Ekspor, mulai dari pendampingan desain produk dan standarisasi hingga pameran dan misi dagang.
 
Selain itu, perlu ada kebanggan dan kecintaan terhadap produk dalam negeri. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menekankan bahwa pengertian cinta dan bangga produk dalam negeri harus diwujudkan dengan membeli dan menggunakan produk dalam negeri pula.
 
Pernyataan itu ia lontarkan sambil menunjukkan kebanggaannya dalam mengenakan hampers semua produk dalam negeri setiap hari. Salah satunya jam tangan yang merupakan buatan asli Bandung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini produk asli bikinan anak-anak Bandung, mulai dari desain, bahan baku, hingga perakitan. Bahan kayunya dari Pulau Siau di Sulawesi Utara, diolah dan didesain sedemikian rupa oleh anak-anak muda yang kreatif sehingga bisa menghasilkan jam tangan yang estetis dan artistik," ujar Jerry dalam siaran pers, Rabu, 4 Agustus 2021.
 
Jerry menekankan bahwa produk dalam negeri harus mendapat tempat di pasar domestik. Karena dengan pembelian dan pemakaian, produk dalam negeri bisa berkembang. Artinya, ada support dan insentif dari pasar dalam negeri sehingga produk lokal bisa terus meningkat dari segi standar dan kualitasnya.
 
"Kalau produk dalam negeri digunakan, pasti produsen akan dapat untung. Dari situ akan ada insentif buat pengembangan produk dan kapasitas produksi yang pada gilirannya tentu akan makin bisa bersaing di pasar internasional," tegas dia.
 
Gairah UMKM untuk menembus pasar ekspor meningkat beberapa tahun belakangan ini seiring dengan program peningkatan ekspor yang terus disuarakan Presiden Joko Widodo. Menurut data Kemendag, beberapa produk ekspor mencatat pertumbuhan tertinggi antara lain, kopi, teh, rempah, produk olahan daging dan ikan, serta rajutan yang banyak dari UMKM.
 
Adapun kinerja perdagangan Indonesia terus mencatat tren bagus dari segi nominal. Pada Juni 2021, volume ekspor Indonesia non migas mencatat rekor tertinggi melampaui record yang telah lama dicatat di Agustus 2011.
 
Total volume ekspor Indonesia pada Juni 2021 mencapai sebesar USD18,5 miliar. Trend bagus ini membuktikan keseriusan pemerintah dan pengusaha untuk meningkatkan kontribusi ekspor pada perekonomian nasional.
 
"Ke depan, Kemendag ingin terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi agar seluruh pelaku usaha makin berjaya di pasar internasional. Untuk itu, saya mengharapkan para pelaku usaha untuk tidak segan-segan berkonsultasi dengan perangkat institusi Kementerian Perdagangan termasuk FTA Center yang tersebar di lima kota besar di Indonesia," pungkas Jerry.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif