Illustras. Foto: MI/ Irfan
Illustras. Foto: MI/ Irfan

PLN Pastikan Kompensasi Listrik Akibat WFH Hoaks

Ekonomi pln virus corona
Nia Deviyana • 29 Maret 2020 21:55
Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) menanggapi informasi yang beredar yang mengatakan adanya pemberian kompensasi dari PLN kepada pelanggan karena ada kebijakan work form home (WFH) dalam rangka mencegah penyebaran covid-19.
 
PLN memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
 
Link yang dibagikan melalui pesan berantai tersebut, adalah kompensasi yang pernah diberikan oleh PLN pada saat padam listrik yang terjadi pada Agustus 2019 lalu. Bukan kompensasi karena adanya work from home.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi bisa kami pastikan isu tersebut tidak benar," ujar Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka melalui keterangan resminya, Minggu, 29 Maret 2020.
 
Adapun untuk mendukung work from home dan mencegah penyebaran covid-19, PLN menangguhkan pencatatan dan pemeriksaan stand meter pelanggan untuk sementara waktu.
 
Sebagai gantinya perusahaaan setrum tersebut menerapkan kebijakan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama tiga bulan terakhir untuk pelanggan pascabayar. Hal ini berlaku untuk pembayaran rekening pada April.
 
Senior Executive Vice President (SEVP) Dept Bisnis & Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono menjelaskan untuk pembayaran listrik pada April perhitungannya menggunakan data historis rata-rata pemakaian kilo watt amphere (kWh) pada Desember, Januari, dan Februari.
 
"Hal ini dilakukan untuk menghindari pembaca atau pencatat meter melakukan kunjungan ke rumah-rumah pelanggan sehingga upaya pencegahan penyebaran virus korona sebagaimana yang menjadi imbauan pemerintah untuk melaksanakan Work From Home dan Physical Distancing dapat berhasil," kata Yuddy, belum lama ini.
 
Kebijakan ini diberlakukan agar pelanggan merasa tenang dan tidak perlu repot dan khawatir untuk berinteraksi dengan petugas. Dirinya menambahkan jika ada pengaduan atau keluhan pelanggan terkait ketidaksesuaian pencatatan stand akhir kWh meter dan perhitungan rekening, akan diperhitungkan pada rekening bulan depan.
 
Artinya, pelanggan tetap tidak akan dirugikan. Pengaduan bisa langsung disampaikan ke contact center PLN 123. PLN juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran secara online untuk meminimalisir kontak fisik antara pelanggan dengan petugas.
 
"Jadi sebagai upaya preventif mencegah penularan covid-19 kami mengajak pelanggan untuk memaksimalkan pembayaran listrik secara online,” tutur Yuddy.
 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif