Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: MI/Erlangga
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: MI/Erlangga

Sri Mulyani Minta Sertifikasi Halal Tidak Jadi Beban Industri

Ekonomi Sri Mulyani Industri Halal
Eko Nordiansyah • 21 September 2020 13:13
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta penerapan kewajiban sertifikasi halal tidak menjadi beban industri. Terlebih saat ini pemerintah tengah membangun agar industri halal di Indonesia bisa terus berkembang.
 
Penerapan teknologi disertai dengan prinsip kehalalan, menurutnya, akan memberikan jawaban dalam pembangunan industri produk halal di Indonesia. Hal ini juga perlu didukung peraturan perundang-undangan dan mekanisme yang pas.
 
"Peraturan perundang-undangan dan mekanisme untuk bisa meningkatkan pengujian produk halal secara efisien dan tidak menjadi beban bagi industri menjadi sesuatu yang penting," kata dia dalam Forum Riset Ekonomi Keuangan Syariah (FREKS) 2020 di Jakarta, Senin, 21 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, hal ini perlu menjadi perhatian dari seluruh pihak agar bagaimana jaminan kehalalan dari industri dapat diberikan dan dapat disampaikan. Namun di sisi lain, upaya ini diharapkan tidak mempengaruhi kerja industri halal.
 
"Bagaimana agar jaminan kehalalan dari industri dapat diberikan dan dapat disampaikan tanpa membuat mereka menurun dari sisi daya saingnya, dari sisi konstruksinya, dan dari sisi nilai belinya bahwa sertifikat tersebut memang betul-betul memberikan suatu jaminan halal," jelas dia.
 
Sri Mulyani mengatakan, potensi dari industri halal terbilang cukup besar. Saat ini jumlah penduduk muslim di dunia adalah sebanyak 1,8 miliar jiwa atau 24 persen dari total penduduk dunia dengan total pengeluaran di kisaran USD2,2 triliun.
 
"Teknologi tentu bisa membantu, namun policy dan institusi untuk bisa pendukungnya perlu juga kita kaji sehingga mampu untuk menjadi pusat industri halal yang efisien, inovatif, produktif, dan memiliki daya kompetisi," pungkasnya.

 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif