PT Adhi Karya Tbk membidik pendanaan melalui Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Foto: Antara/Prasetyo Utomo
PT Adhi Karya Tbk membidik pendanaan melalui Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Foto: Antara/Prasetyo Utomo

ADHI Bidik Pembiayaan Melalui LPI

Ekonomi BUMN adhi karya Sovereign Wealth Fund (SWF)
Annisa ayu artanti • 21 April 2021 15:55
Jakarta: PT Adhi Karya Tbk membidik pendanaan melalui Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) untuk pengerjaan proyek-proyek yang tengah digarap perusahaan. LPI dianggap menjadi salah satu solusi bagi BUMN karya dalam kondisi pandemi covid-19.
 
"Sebetulnya yang paling santer dari perannya INA ini adalah mengambil proyek yang sudah selesai. Tapi sesungguhnya saya baca dari Peraturan Pemerintah 73, salah satu peran dari INA ini bisa memberi pembiayaan proyek," kata Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson dalam webinar Mengukur Infrastruktur, Rabu, 21 April 2021.
 
Entus menuturkan, saat ini ADHI belum memiliki proyek yang selesai sehingga bisa dilepas melalui LPI. Saat ini, ADHI membutuhkan pembiayaan untuk pengerjaan proyek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal tersebut berbeda dengan beberapa BUMN karya yang lain seperti PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), dan PT Hutama Karya (Persero) yang telah memiliki sejumlah proyek yang telah selesai.
 
"Karena saat ini ADHI belum ada yang belum selesai, persoalan yang dihadapi ADHI ini bukan menjual proyek," ungkapya.
 
Menurut Entus, LPI memiliki potensi besar dalam membiayai proyek ADHI. Apalagi, beberapa negara akan masuk berinvestasi melalui LPI.
 
"Apalagi kalau banyak uang masuk ke INA dari Abu Dhabi masuk, Amerika masuk. Maka yang diharapkan tidak hanya beli investasi tapi pembiayaan dilakukan. Mudah-mudahan bisa seperti itu," ujarnya.
 
ADHI memiliki 248 proyek yang tengah berjalan. Beberapa di antaranya merupakan Proyek strategis Nasional (PSN).
 
Adapun beberapa tersebut diantaranya tol Sigli - Banda Aceh, Bendungan Way Sekampung, dan Light Rail Transit Jabodebek, proyek Tol Solo Yogyakarta NYIA Kulon Progo, Pos Lintas Batas Negara Terpadu Serasan, Kab Natuna, Jalur KA Lintas Makassar-Parepare, hingga Bendungan Way Apu Maluku.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif