Ilustrasi. Foto: MI/Susanto
Ilustrasi. Foto: MI/Susanto

Nasabah Lansia Cairkan Dana Pengembalian di KSP Indosurya

Ekonomi Kementerian Koperasi dan UKM koperasi
Antara • 21 September 2020 20:10
Jakarta: Sejak awal September ini, pencairan dana pengembalian di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta terus bergulir. Terbaru, puluhan nasabah lanjut usia (lansia) mencairkan dana hari ini di Grha Surya, Setiabudi, Jakarta Selatan.
 
Dyana Shanti, 80, warga Kramat, Senen, Jakarta Pusat, misalnya. Anggota KSP Indosurya ini berharap proses pengembalian dana berjalan lancar. Dia juga berharap koperasi bisa berjalan kembali normal ke depan.
 
"Sehingga Indosurya bisa maju lagi saat perekonomian dan saham pulih. Siapa tahu kita bisa naruh (dana) lagi," ujar Dyana yang mengaku mencairkan dana Rp400 juta dan diangsur selama 36 bulan, Senin, 21 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dyana mengatakan dana itu akan digunakan untuk biaya hidup sehari-hari dan kontrol kesehatan. Dia bercerita pernah ditabrak mobil sehingga tulang pinggangnya bergeser dan harus melakukan operasi kaki kanan.
 
"Pencairan ini sangat membantu untuk perawatan kesehatan saya," kata dia.
 
Lidia, warga Jakarta Barat, juga turut mencairkan dananya kurang dari Rp250 juta. "Sudah ada pembayaran untuk cicilan pertama. Kita harus lihat, kan maksimal 24 bulan. Karena saya sudah merasakan yang pertama. Saya berpikir positif saja. Saya harap mereka bisa melanjutkan hingga tuntas," kata anggota KSP Indosurya sejak 2018 ini.
 
Pengurus KSP Indosurya Cipta, Sonia, mengatakan hingga saat ini sudah sekitar 750 anggota yang mencairkan dana. Ia menegaskan saat ini tidak ada masalah dalam pengurusan dana anggota.
 
Menurutnya, pencairan sesuai tanggal jatuh tempo yang berbeda-beda sesuai dengan jumlah dana yang dimiliki anggota. Untuk pemilik dana di bawah Rp500 juta, pencairan paling lama tiga tahun.
 
Jika ada anggota meninggal, lanjut dia, maka pengurus KSP membutuhkan dokumen legalitas yang menyatakan ahli warisnya yang berhak mendapatkannya.
 
Baca:Cicil Bayar, KSP Indosurya Mulai Cairkan Dana Nasabah
 
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, menanggapi positif langkah homologasi antara pengurus koperasi dan anggota KSP Indosurya. Menurutnya, perdamaian dan pelunasan perjanjan adalah langkah yang harus ditempuh.
 
"Seyogyanya memang harus seperti itu. Koperasi adalah milik anggota, jadi nggak boleh merugikan anggota. Koperasi harus bertanggungjawab. Ada proses tabayun, saling komunikasi, adalah solusi yang terbaik,” ujarnya.
 
Ia mengatakan akan berbeda jika ada moral hazard atau ada kejahatan di dalamnya. Maka, para anggota bisa menempuh proses hukum. Namun, jika ada keputusan yang terkait pandemi, misalnya, anggota dan pengurus bisa berembuk dan saling memahami.
 
Ia berharap ke depannya masyarakat Indonesia tidak jera dengan koperasi. Sebab, lanjut Rully, koperasi adalah bagian dari upaya memecahkan masalah sendiri oleh masyarakat.
 
(UWA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif