Ilustrasi kapal ASDP Indonesia Ferry. Foto: dok MI/Palce Amalo.
Ilustrasi kapal ASDP Indonesia Ferry. Foto: dok MI/Palce Amalo.

Operasional akan Kembali Normal, Penumpang Wajib Penuhi Syarat Perjalanan

Ekonomi Pelabuhan ASDP
Annisa ayu artanti • 15 Mei 2021 10:07
Jakarta: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan kembali melakukan pola operasional normal dengan kapasitas angkut kapal maksimal pada periode pascalebaran.
 
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan pada periode pascalebaran, yakni 18-24 Mei, di lintasan Merak-Bakauheni akan dioperasikan 34 unit kapal. Sedangkan di lintasan Ketapang-Gilimanuk akan dioperasikan 32 unit kapal per hari.
 
ASDP pun mengingatkan kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan pada periode pascalebaran agar wajib menunjukkan hasil negatif covid-19, khususnya di dua lintasan tersibuk tersebut demi mencegah terjadinya peningkatan kasus covid-19 di Indonesia usai libur Lebaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jasa, yang akan melakukan perjalanan dengan kapal feri, agar mengatur waktu perjalanannya dan mematuhi syarat perjalanan sesuai dengan SE Satgas Covid-19 dan Permenhub 13 Tahun 2021," kata Shelvy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 15 Mei 2021.
 
ASDP memperkirakan pada akhir pekan ini akan mulai terjadi pergerakan arus penumpang dan kendaraan pascalebaran dari Sumatra menuju kota-kota di Jawa, termasuk Jakarta. Lebih lanjut, ia menjelaskan, pada layanan pascalarangan mudik akan dilakukan pengetatan masa berlaku tes covid baik PCR, dan Rapid Antigen 1x24 jam.
 
Aturan ini berlaku di lintas Merak-Bakauheni maupun Ketapang-Gilimanuk. Pengguna jasa sebelum tiba di pelabuhan diwajibkan membawa surat yang menunjukkan hasil negatif covid-19.
 
Korlantas Polri juga akan mendirikan pos pengecekan di Pelabuhan Bakauheni, dengan pengguna jasa yang tidak dapat melengkapi persyaratan hasil negatif covid-19 dengan swab antigen, maka tidak akan diizinkan melintas.
 
"Sesuai arahan dari Satgas Covid-19, Kementerian Perhubungan dan Kakorlantas Polri bahwa untuk memperketat masuknya orang, utamanya dari wilayah Sumatra ke Pulau Jawa melalui angkutan penyeberangan, mulai hari ini, semua penumpang wajib membawa bukti tes antigen. Karena itu, pengguna jasa diharapkan mempersiapkan syarat perjalanan sebaik-baiknya," pungkasnya.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif