Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: MI/Moh. Irfan.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: MI/Moh. Irfan.

Menaker: UU Cipta Kerja Justru Beri Jaminan bagi Korban PHK

Ekonomi PHK Kemenaker Omnibus Law
Annisa ayu artanti • 07 Oktober 2020 18:27
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menekankan aturan mengenai perlindungan kepada pekerja atau buruh diperkuat dalam Undang-Undang Cipta Kerja.
 
Ia menyebutkan, salah satu yang tercantum adalah aturan mengenai jaminan sosial bagi pekerja atau buruh yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
 
"Undang-Undang Cipta Kerja mengatur mengenai program jaminan kehilangan pekerjaan," ucapnya dalam konferensi pers virtual, Rabu, 7 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Biasanya jaminan kehilangan pekerjaan berupa uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan kerja. Namun dalam Undang-Undang Cipta Kerja lebih memberikan kepastian bahwa hak pesangon itu diterima pekerja atau buruh.
 
"Di samping pesangon yang diberikan pengusaha, pekerja mendapatkan jaminan kehilangan pekerjaan yang ini tidak dikenal dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003," tuturnya.
 
Adapun jaminan kehilangan pekerjaan dimaksud adalah berupa cash benefit, vocasional training, dan pelatihan kerja. Menurutnya manfaat tersebut tepat diberikan ketika orang mengalami PHK karena yang dibutuhkan adalah akses penempatan pasar kerja yang di-manage pemerintah.
 
"Sehingga kebutuhan dia ketika mengalami PHK dia akan mendapatkan pekerjaan baru. Hal-hak baru ini semuanya konteksnya adalah perlindungan pada para pekerja dan lebih memastikan perlindungan itu dengan skema jaminan kehilangan pekerjaan," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif