Dirut Perum Bulog (Persero) Budi Waseso. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.
Dirut Perum Bulog (Persero) Budi Waseso. Foto: Medcom.id/Desi Angriani.

Buwas Geram dengan Oknum yang Menjelekkan Beras Bulog

Ekonomi beras bulog
Ilham wibowo • 22 Mei 2020 12:07
Jakarta: Dirut Perum Bulog (Persero) Budi Waseso mengaku geram dengan pihak yang berupaya melemahkan peran Bulog untuk penyediaan stok pangan di tengah pandemi covid-19 dan momentum Lebaran. Ulah oknum tersebut dapat dianggap sebagai gangguan terhadap kepentingan nasional.
 
"Seperti yang terjadi baru-baru ini terkait kasus beredarnya video yang sempat viral yang menjelekkan kualitas beras Bulog yang disebutkan busuk di Kelurahan Pisangan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Kita langsung cross check dengan penyaluran yang ada di lapangan, dan ternyata pelakunya yang memviralkan video tersebut sudah ditangkap Polisi pada hari itu juga," kata Budi melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 22 Mei 2020.
 
Mantan Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) itu menegaskan upaya yang mendiskreditkan Bulog dalam menjalankan tugas Negara akan ditangani dengan tegas dan cepat sesuai hukum yang berlaku. Ia juga bakal terus koordinasi dengan satuan tugas pangan Bareskrim Polri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami tidak main-main soal pangan ini ya, siapa yang menghalang-halangi tugas kita akan segera kita selesaikan," ungkap pria yang akrab disapa Buwas ini.
 
Video yang sempat viral itu terkait dengan program Pemerintah memberikan sembako kepada 1,4 juta warga di Jabodetabek yang terkena dampak covid-19. Perum Bulog mendapat penugasan untuk menyediakan Bantuan Presiden berupa paket sembako kepada Keluarga Penerima Manfaat di wilayah Jabodetabek.
 
Buwas menyebutkan bahwa penyaluran paket sembako tersebut telah berjalan. Progresnya pun hampir terlaksana 100 persen.
 
"Perum Bulog terus berkoordinasi dengan Pemerintah pusat maupun daerah untuk membantu mensukseskan program pemerintah dengan menstabilkan harga pangan menjelang Lebaran dan selama masa penangan penyebaran pandemi covid-19," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif