Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Dok. Kemenkeu
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Dok. Kemenkeu

Sri Mulyani Sudah Cairkan Suntikan Modal ke Sejumlah BUMN

Ekonomi BUMN Sri Mulyani
Eko Nordiansyah • 27 Oktober 2020 19:48
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan saat ini suntikan modal pemerintah dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) ke sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah cair. Suntikan modal ini sebagai salah satu upaya mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
 
Sri Mulyani merinci beberapa BUMN di bawah Kementerian Keuangan telah mendapatkan suntikan modal, seperti PT SMF (Persero), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank, dan PT Geo Dipa Energi (Persero).
 
"Untuk PT SMF dalam hal ini, sebesar Rp1,75 triliun, itu terbit pada Agustus lalu. Kemudian untuk LPEI itu PMN Rp5 triliun terbit juga pada pertengahan Agustus yaitu 4+1, dua-duanya terbit pada Agustus," kata dia dalam video conference di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan suntikan modal bagi PT SMF untuk mendukung program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Sri Mulyani berharap, PT SMF bisa menciptakan permintaan di sektor perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
 
Selain itu, pemerintah juga memberikan PMN sebesar Rp700 miliar untuk Geo Dipa pada 15 Oktober lalu. Pemberian modal ini untuk pembiayaan proyek geothermal Dieng II dan Patuha II, yang semuanya akan juga menarik pembiayaan dari ADB.
 
"Kemudian kita juga sudah menginjeksi untuk PT PNM Rp1 triliun dengan PP 31 Tahun 2020, pada akhir Juli. Untuk PLN Rp5 triliun itu juga akhir Juli dan untuk Hutama Karya Rp3,5 triliun untuk 29 Juli lalu," ungkapnya.
 
"Berbagai injeksi ini sudah mengalir ke sektor riil, makanya tadi beberapa proyek strategis nasional yang sudah mulai dijalankan lagi untuk ruas-ruas tol di Sumatra. Kemudian PNM tadi untuk usaha kecil mikro program Mekaar, juga kita lihat untuk PLN untuk mendanai listrik pedesaan. Jadi dalam hal ini kita mau menggerakan sektor riil," lanjut dia.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif