OJK. Foto : MI/Ramdani.
OJK. Foto : MI/Ramdani.

OJK NTT Ingatkan Perbankan Hati-Hati Salurkan Kredit Usaha Menengah

Ekonomi OJK Perbankan NTT
Antara • 10 November 2020 21:16
Kupang: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengingatkan lembaga perbankan di provinsi itu agar berhati-hati dalam menyalurkan kredit bagi usaha menengah dengan kondisi rasio non performing loan (NPL) sudah di atas lima persen.
 
"Kualitas NPL untuk jenis usaha menengah sudah mencapai 5,45 persen, ini perlu menjadi perhatian agar perbankan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit," kata Kepala Sub Bagian Pengawasan Bank OJK Provinsi NTT Suryanto Nur Hidayat dalam konferensi pers terkait perkembangan sektor jasa keuangan NTT yang digelar secara virtual di Kupang, dikutip dari Antara, Selasa, 10 November 2020.
 
Suryanto menjelaskan dari sisi rasio NPL kredit untuk kategori debitur di NTT masih didominasi pada sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) mencapai 3,05 persen, sedang non-UMKM 1,28 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rasio NPL pada sektor UMKM sendiri, lanjut dia, didominasi usaha menengah sebesar 5,45 persen, disusul usaha mikro 2,21 persen, dan usaha kecil 1,85 persen.
 
Ia menjelaskan kondisi kualitas sebuah kredit yang dikatakan masih baik yakni memiliki rasio NPL sampai pada angka lima persen.
 
"Karena itu penyaluran kredit untuk usaha menengah perlu hati-hati karena rasio NPL sudah di atas lima persen," katanya.
 
Ia menyebutkan terdapat lima bank umum di NTT yang menjadi penyumbang terbesar rasio NPL di antaranya BRI dengan share 41,32 persen, Bank NTT 29,57 persen, BNI 8,33 persen, Bank Mandiri 8,28 persen, dan Bank BTPN 3,19 persen.
 
Lebih lanjut, Suryanto menjelaskan, pihaknya mencatat nilai penyaluran kredit bagi sektor UMKM di NTT mencapai Rp11,03 triliun per September 2020 atau menurun 0,16 persen (-0,16 persen) secara year to date (ytd) dan secara year on year (yoy)-1,24 persen.
 
Sementara itu kredit yang disalurkan pada sektor non-UMKM mencapai Rp22,72 triliun atau meningkat secara ytd 7,52 persen dan yoy 9,62 persen

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif