Ilustrasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) - - Foto: dok MI
Ilustrasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) - - Foto: dok MI

4,23 Juta Nasabah KUR Dapat Relaksasi

Ekonomi Kredit kur UMKM
Eko Nordiansyah • 02 Juli 2020 11:50
Jakarta: Kementerian Koordinator bidang Perekonomian mencatat sebanyak 4,23 juta debitur sudah mendapatkan relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Fasilitas bantuan yang diberikan pemerintah tersebut dalam rangka membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi covid-19.
 
"Berdasarkan data posisi akhir Mei 2020 yang disampaikan 14 penyalur KUR ternyata fasilitas bantuan yang diberikan oleh pemerintah tersebut telah dimanfaatkan cukup signifikan oleh debitur KUR," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Jika dirinci, tambahan subsidi bunga KUR diberikan kepada 1.449.570 debitur dengan baki debet Rp46,1 triliun. Penundaan angsuran pokok paling lama enam bulan diberikan kepada 1.395.009 debitur dengan baki debet Rp40,7 triliun, dan relaksasi KUR berupa perpanjangan jangka waktu diberikan kepada 1.393.024 debitur dengan baki debet Rp39,9 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arilangga menjelaskan pemerintah melalui Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM telah mengeluarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 6 Tahun 2020 sebagaimana diubah dalam Peraturan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2020 tentang Ketentuan Khusus bagi Penerima KUR terdampak Pandemi covid-19.
 
Dalam Permenko tersebut, diberikan relaksasi penundaan angsuran pokok dan pemberian tambahan subsidi bunga KUR sebesar enam persen selama tiga bulan pertama dan tiga persen selama tiga bulan berikutnya, perpanjangan jangka waktu, penambahan limit plafon dan penundaan kelengkapan persyaratan administrasi pengajuan KUR.
 
Adapun pemerintah mengalokasikan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp607,65 triliun yang terdiri dari anggaran perlindungan sosial Rp203,90 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun, dukungan untuk UMKM Rp123,46 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 triliun, serta sektoral kementerian/lembaga dan pemda Rp106,11 triliun.
 
Khusus bagi UMKM, dukungan tersebut diberikan dalam bentuk subsidi bunga, insentif pajak dan penjaminan untuk kredit modal kerja baru UMKM. Total subsidi bunga yang dianggarkan mencapai Rp35,28 triliun dengan target penerima sebanyak 60,66 juta rekening.
 
"Adapun penundaan angsuran dan subsidi bunga untuk usaha mikro dan kecil sebesar enam persen selama tiga bulan pertama dan tiga persen selama tiga bulan berikutnya, serta usaha menengah sebesar tiga persen selama tiga bulan pertama dan dua persen selama tiga bulan berikutnya," ungkapnya.
 

(Des)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif