Ilustrasi kilang minyak Balikpapan - - Foto: Pertamina
Ilustrasi kilang minyak Balikpapan - - Foto: Pertamina

Capai 35,74%, Pertamina Kejar Pengerjaan Proyek Kilang Balikpapan

Ekonomi kilang minyak Pertamina Proyek Hulu Migas
Suci Sedya Utami • 30 Juni 2021 17:38
Jakarta: PT Pertamina (Persero) mengupayakan untuk mengejar target pengembangan proyek kilang atau refinery development master plan (RDMP) Balikpapan.
 
Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Ifki Sukarya mengatakan proyek RDMP Kilang Balikpapan terdiri dari dua fase.
 
Pada fase I yang ditargetkan selesai pada 2024, RDMP Kilang Balikpapan akan meningkatkan kapasitas produksi BBM dari 260 kilo barrel per hari (bph) menjadi 360 ribu bph dan menghasilkan produk-produk berkualitas yang memenuhi standar Euro V.
 
"Produk standar Euro V sendiri memiliki keunggulan yang utama yaitu lebih ramah lingkungan dengan bahan bakar minyak yang lebih berkualitas dengan tingkat konsumsi yang lebih hemat," kata Ifki dalam keterangan resmi, Rabu, 30 Juni 2021.
 
Pada fase II yang ditargetkan selesai pada 2026, sambung Ifki, proyek RDMP Balikpapan akan meningkatkan fleksibilitas pasokan minyak mentah sehingga kilang akan mampu mengolah minyak mentah yang lebih banyak tersedia di pasaran dengan harga lebih ekonomis, yaitu minyak mentah asam (sour crude) dengan kandungan belerang (sulfur) sebanyak dua persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam proyek ini, terdapat juga pengembangan sejumlah fasilitas pendukung di Terminal Lawe-Lawe, yaitu pembangunan dua tangki penyimpanan minyak mentah berkapasitas masing-masing satu juta barel. Pembangunan fasilitas penerimaan pasokan minyak mentah dari kapal tanker yang disebut Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 320 ribu deadweight tonnage (tonase bobot mati), serta pembangunan fasilitas pipa darat dan lepas pantai dari SPM ke Terminal Lawe-Lawe dan dan dari Terminal Lawe-Lawe ke Kilang Balikpapan.
 
Ifki mengatakan hingga akhir Juni RDMP Balikpapan telah mengalami kemajuan pembangunan fisik sebesar 35,74 persen. PT Kilang Pertamina Balikpapan (PT KPB) sebagai penanggung jawab proyek telah melaksanakan acceleration meeting dengan joint operation (JO) pelaksana proyek.
 
Proyek RDMP Balikpapan juga telah mencapai sejumlah tonggak pencapaian (milestones) di RDMP Balikpapan. Hingga akhir kuartal I, proyek telah mencapai beberapa milestones yakni Delivery  3 Units of Boiler (pada Februari 2021); Delivery Alkylation Reactor (Maret 2021)” terang Ifki.
 
Masih menurut Ifki, pada kuartal II ini milestones yang telah dicapai adalah Operational Acceptance Relokasi Flare (April 2021) dan delivery 5 unit Steam Turbine Generator (Juni 2021).
 
“Demi kemandirian energi negeri dan untuk menjaga profitabilitas Kilang Balikpapan, RDMP tetap harus melaju cepat dengan langkah yang tepat. Kilang untung, bangsa untung,” pungkas Ifki.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif